DeepSeek Jadi Senjata Baru China Kuasai Industri AI

DeepSeek Jadi Senjata Baru China Kuasai Industri AI © mili.id

Aplikasi DeepSeek (Dok. X @deepseek)

Surabaya, mili.id - DeepSeek buatan China menjadi pesaing baru ChatGPT dan Meta AI.

DeepSeek menjadi senjata baru Tiongkok untuk menguasai industri Artificial Intelligence (AI).

Informasi yang dihimpun, kehadiran chatbot ini membuat konglomerat dunia kehilangan uang berjamaah sebesar Rp9.733 triliun.

Banyak warga Amerika Serikat (AS) mengunduh aplikasi ini karena bersifat gratis atau tanpa biaya.

Kabarnya, DeepSeek menjadi aplikasi peringkat nomor 1 di AS, sehingga minat para investor pun beralih.

AI ini sangat heboh kehadirannya, sehingga membuat saham para konglomerat anjlok.

Pendiri DeepSeek

Dirangkum dari berbagai sumber, pendiri sekaligus pemilik DeepSeek adalah Liang Wenfeng, seorang pria yang tumbuh besar di Guangdong, China.

Sudah bisa ditebak, kehadiran DeepSeek tentu ancaman serius bagi perusahaan AI dari AS dan keamanan nasional.

Hingga kini belum ada tanggapan langsung dari Presiden AS Donald Trump terkait hal ini.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait