Suasana pertemuan di lantai II Kantor Diskoperindag Pemkab Situbondo.
Situbondo, mili.id - Meski sempat ada penolak dari pemilik toko, namun pasar Ramadan di Kabupaten Situbondo, tetap akan dilaksanakan di Jalan Irian Jaya, Situbondo. Keputusan ini diambil setelah pertemuan yang diprakarsai oleh Dinas Perdagangan, DPRD, dan Kepolisian.
Dalam pertemuan itu perwakilan tim transisi Bupati dan Wabup Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo-Ulfiyah, yakni M Lutfi juga hadir dalam pertemuan di lantai dua Kantor Diskoperindag Kabupaten Situbondo.
Baca juga: Komitmen Bersih Narkoba, Kapolres Situbondo Jalani Tes Urine bersama PJU dan Kapolsek Jajaran
Kepala Diskoperindagpar Kabupaten Situbondo, Edy Wiyono, menyampaikan bahwa semua pihak telah sepakat untuk bekerja sama dalam menjaga ketertiban dan kelancaran Pasar Ramadan.
"Pertemuan tersebut juga telah menetapkan beberapa kesepakatan, termasuk tentang ketertiban dan parkir, serta tentang aktivitas toko-toko di sekitar Pasar Ramadan," kata Edy Wiyono, Kamis (27/2/2025).
Koordinator Pasar Ramadan, Sasa, menyampaikan bahwa telah tercapai kesepakatan bersama untuk tetap menggelar Pasar Ramadhan di Jalan Irian Jaya, Situbondo. Namun, ada beberapa perubahan yang akan dilakukan, termasuk pemotongan beberapa lapak karena adanya keberatan dari pemilik toko.
Baca juga: Kapolres Situbondo dan Kasat Polairud Raih Penghargaan Africa Van Java Awards 2026
"Untuk mengatasi masalah ini, kami akan dicari solusi, seperti memindahkan lapak-lapak yang terpotong ke lokasi lain atau melakukan rollingan dengan penjual lainnya selama 3 hari," bebernya.
Menurutnya, pasar Ramadan akan berlangsung selama 24 hari, yakni mulai tanggal 3 hingga 26 Maret 2025 mendatang, dengan jam operasional dari pukul 15.00 hingga 22.00 WIB.
"Pasar Ramadan akan berlangsung selama 24 hari, mulai tanggal 3 hingga 26 Maret 2025 mendatang, dengan jumlah UMKM sebanyak 160 orang," katanya.
Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Situbondo, H Suprapto, menyampaikan bahwa keputusan ini sesuai dengan keinginan pemerintah daerah, untuk mengembalikan sentralisasi keuangan seperti pada masa lalu, yaitu di Pasar Murah.
"Pasar Ramadan di Jalan Irian Jaya diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan ekonomi, dan menjadi ajang promosi dan peningkatan ekonomi bagi masyarakat Situbondo," ujar H Suprapto.
Editor : Aris S
