Jawa Timur

Ribuan Warga Padati Alun-alun Jember, MAKI Jatim Sulap Festival Kopi dan Tembakau Jadi Panggung UMKM Lokal

Ribuan Warga Padati Alun-alun Jember, MAKI Jatim Sulap Festival Kopi dan Tembakau Jadi Panggung UMKM Lokal © mili.id

Mili.id – Suasana Alun-alun Jember berubah semarak saat Aliansi Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koordinator Wilayah Jawa Timur kembali menggelar event tahunan Specialty Coffee Tobacco ke-3, Jumat (15/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi magnet baru bagi pelaku UMKM, pecinta kopi, hingga masyarakat yang ingin menikmati produk unggulan khas Jember.

Tak sekadar festival biasa, ajang ini menjadi wadah promosi ekonomi kreatif yang mempertemukan kopi, tembakau, kuliner lokal, dan pelaku usaha dalam satu panggung besar di pusat kota.

Baca juga: Mudik ke Sidoarjo: Wisata Seru dan Kuliner Ikan Segar Jadi Daya Tarik Libur Lebaran

Pada penyelenggaraan tahun ini, MAKI Jatim menggandeng sebanyak 40 stan UKM dan UMKM yang terdiri dari 13 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta 27 pelaku UMKM lokal dari berbagai sektor usaha.

Beragam produk khas daerah dipamerkan, mulai dari kopi specialty unggulan Jember, olahan tembakau, makanan tradisional, hingga produk kreatif masyarakat lokal.

Koordinator Wilayah MAKI Jawa Timur, Heru Satrio, mengatakan kegiatan Specialty Coffee Tobacco merupakan agenda tahunan yang bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang promosi bagi UMKM lokal agar semakin dikenal luas dan mampu meningkatkan daya saing produk daerah,” ujar Heru.

Ia menegaskan, MAKI Jatim tidak mengambil keuntungan dari kegiatan tersebut. Bahkan seluruh pelaku UMKM yang membuka stan diberikan fasilitas secara gratis sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan usaha kecil dan menengah.

“Kami mengadakan acara ini tidak mencari keuntungan dari pihak manapun. Bahkan UKM atau UMKM yang berjualan di sini gratis,” tegasnya.

Festival tersebut juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Jember. Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Jember, Ahmad Imam Fauzi, Sp.M.Si., yang hadir langsung dalam acara itu menyebut langkah yang dilakukan MAKI Jatim sebagai bentuk kolaborasi nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Baca juga: Bakso Son Hajisony, Legenda 30 Tahun yang Tetap Jadi Andalan Warga Lampung

“Luar biasa, MAKI menjadi kanal bertemunya kolaborasi antara kepentingan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Jember dalam meningkatkan sektor UMKM,” ungkap Imam.

Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya membantu promosi produk lokal, tetapi juga mampu membuka peluang usaha baru dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

“MAKI membantu tugas negara dalam pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan pekerjaan untuk mengentas kemiskinan,” katanya.

Ia juga menilai konsep yang diusung dalam Specialty Coffee Tobacco ke-3 sangat menarik karena mampu menggabungkan tiga sektor sekaligus dalam satu kegiatan besar.

“Dalam satu acara bisa mengkolaborasikan tiga perpaduan sekaligus, kopi, tembakau, dan UMKM,” tambahnya.

Baca juga: Khofifah Tinjau Pembangunan Spillway Sungai Tanggul di Jember, Ini Targetnya

Antusiasme masyarakat terlihat sejak sore hingga malam hari. Banyak pengunjung memadati area stan untuk mencicipi kopi khas Jember, membeli produk UMKM, hingga menikmati suasana festival yang penuh hiburan dan interaksi ekonomi kreatif.

Kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi Jember sebagai salah satu daerah penghasil kopi dan tembakau unggulan di Jawa Timur sekaligus meningkatkan daya tarik wisata ekonomi kreatif daerah.

Selain mendukung pelaku usaha kecil, festival ini juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara komunitas, pemerintah, dan masyarakat mampu menghadirkan ruang pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berdampak langsung bagi warga.

 

Editor : Redaksi



Berita Terkait