Gaduh di Internal PDIP Surabaya, Ketua ProMeg 96 Serukan Kekompakan dan Jaga Etika

Gaduh di Internal PDIP Surabaya, Ketua ProMeg 96 Serukan Kekompakan dan Jaga Etika © mili.id

Barisan Pro Megawati (ProMeg) 96 Jawa Timur (Dok. ProMeg Jatim)

Surabaya, mili.id - Ketua Pro Megawati (ProMeg) 96 Jawa Timur, Agus Parminto merespons kegaduhan yang terjadi di internal PDI Perjuangan (PDIP) Surabaya.

"Ojo umek ae! (Jangan kebanyakan tingkah). Kalau ada persoalan pasca pembebastugasan ketua DPC Surabaya, sisa masalah yang ada mohon sekiranya diselesaikan secara internal dan laporkan ke DPP biar DPP ambil tindakan," tegas Agus, Kamis (5/6/2025).

Baca juga: Eri Cahyadi Tegas Berantas Dugaan Pungli di SWK Kalijudan, Perintahkan Pengembalian Seluruh Uang Pedagang

Barisan ProMeg 96 memiliki keterkaitan dan keterikatan secara emosional serta landasan ideologi terhadap perjalanan PDIP di Surabaya dan Jawa Timur.

Bahkan, beberapa tokoh yang ada di dalamnya, berada dekat dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Sebagai tokoh yang turut berjuang membesarkan nama partai di bawah komando Megawati Soekarnoputri, Agus menyampaikan beberapa poin kepada seluruh kader PDIP Surabaya.

Pertama, sebagai sesama kader yang tegak lurus kepada Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, untuk tidak saling menjatuhkan dalam persaingan politik tidak sehat. Terlebih, dengan konflik internal ada pihak yang merasa diuntungkan.

"Ada pihak yang selama ini menunggangi partai dan belum menunjukkan diri dengan mengambil keuntungan dengan adanya kegaduhan. Kepada saudara-saudaraku yang pernah berjuang bersama mohon ini menjadi perhatian," jelasnya.

Baca juga: Drainase Tersumbat Kabel Misterius, Rumah Warga Terancam Banjir Saat Musim Hujan

Kedua, seluruh kader PDIP agar solid menjaga basis wilayah masing-masing dalam satu barisan.

"Tetap tegak lurus kepada Ibu Megawati Soekarnoputri," ungkap Agus.

Dia juga mengajak agar kesolidan dan kekompakan di internal PDIP dengan fokus tujuan agar mesin partai kian menguat.

Baca juga: Gerindra Pasang Badan Bela Penolakan Warga Tolak Spiritshaus Surabaya

"Sehingga tidak mudah diiris-iris. Kerja-kerja nyata untuk rakyat," tambah Agus.

Pernyataan tersebut setidaknya menyentil statement politik yang disampaikan salah seorang kader muda kepada media terkait mulai carut-marutnya internal PDIP Surabaya.

"Yang sesama senior harus kompak. Sementara juniornya jangan ngeliwatin batas etika," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait