Modus Mahasiswa asal Surabaya Menggaet Member Gay Dunia Maya

Modus Mahasiswa asal Surabaya Menggaet Member Gay Dunia Maya © mili.id

Kasubdit II Ditressiber Polda Jatim, Kompol Nando (Foto: Zain Ahmad/mili.id)

Surabaya, mili.id - Modus MI (21), mahasiswa asal Surabaya dalam menggaet member atau anggota grup gay dunia maya akhirnya terbongkar.

Kasubdit II Ditressiber Polda Jatim, Kompol Nando menjelaskan, grup WhatsApp (WA) gay itu diotaki oleh MI.

Baca juga: Penangkapan 24 Demonstran, LBH Soroti Hak Hukum

Selain menangkap MI, timnya juga mengamankan tiga orang. Mereka adalah MZ (24) warga Tambaksari, Surabaya; FS (44) warga Dukuh Pakis, Surabaya, dan S (66), warga Kudu, Jombang.

Nando membeberkan, dalam menjalankan aksinya, tersangka MI lebih dulu berselancar di dunia maya.

Mahasiswa salah satu perguruan tinggi negeri di Surabaya ini kemudian menebar jala. Awalnya MI mencoba membuat grup WhatsApp (WA) pada Januari 2025, tapi saat itu belum mempunyai anggota.

Untuk mendapatkan anggota, MI lantas masuk ke dalam grup Gay Tuban, Lamongan, Bojonegoro. Di sanalah, MI kerap berinteraksi, hingga kemudian membagikan link grup WA miliknya ke dalam grup sesama jenis tersebut.

"Di grup Facebook itu akhirnya banyak yang tertarik dengan link grup WA yang dibagikan si MI ini. Mereka kemudian akhirnya intens berkomunikasi di dalam grup WA bernama VID itu," papar Nando, Jumat (13/6/2025).

Baca juga: Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Gelar Bakkes Layani 2.500 Warga di RS Bhayangkara Jombang

Menurut Nando, dalam penyidikan, grup WA VID itu mempunyai anggota sekitar 300 orang, yang semuanya merupakan gay.

"Kebanyakan adalah mahasiswa. Ada juga yang pekerja swasta, bahkan ada yang petani yang usianya 66 tahun," papar Alumni Akpol 2004 ini.

Nando menegaskan masih akan terus melakukan pendalaman terkait kasus ini. Mencari kemungkinan grup sesama jenis lainnya di wilayah Jawa Timur.

"Karena ini sudah sangat meresahkan, dan bisa merusak generasi bangsa. Akan kami dalami terus, agar tidak semakin parah," tegasnya.

Baca juga: Hewan Kurban Sapi dari Kapolda Jatim Diserahkan Kapolres Jombang ke Dua Ponpes di Jombang

Begitu pula dengan kemungkinan anggota di bawah umur, kata Nando, masih terus didalami.

"Apakah ada anggota grup ini yang masih di bawah umur atau tidak, masih terus kami dalami," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait