Tanisha Putri Ramadhani, atlet muda berbakat yang tampil gemilang di kelas yunior putri 45 kilogram. (Foto: Kormi Jatim)
NTB, mili.id - Kontingen Jawa Timur dari Induk Organisasi Olahraga (Inorga) Asosiasi Kungfu Tradisional Indonesia (AKTI) tampil gemilang dalam ajang Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII 2025. Digelar di Nusa Tenggara Barat, tim AKTI Jatim sukses mengukir prestasi membanggakan dengan meraih empat medali emas dan tiga perunggu dari berbagai kategori seni bela diri tradisional.
Emas pertama dipersembahkan oleh Tanisha Putri Ramadhani, atlet muda berbakat yang tampil gemilang di kelas yunior putri 45 kilogram. Tanisha mengalahkan lawan-lawannya dengan teknik bertarung yang cepat dan penuh presisi, sejak babak awal hingga final.
Baca juga: Beladiri Kempo Jatim Raih Tiga Emas di Arena Fornas 2025
“Alhamdulillah, ini pertama kalinya saya turun di ajang Fornas dan bisa langsung membawa pulang emas untuk Jawa Timur. Kemenangan ini saya persembahkan untuk keluarga, pelatih, dan semua yang sudah mendukung saya,” ujar Tanisha dengan penuh haru usai menerima medali, Jumat(1/8/2025).
Emas kedua diraih oleh M. Rizky Hidayat di kelas yunior putra 52 kilogram. Rizky tampil tak kalah tangguh dengan gaya bertarung agresif dan percaya diri, menaklukkan lawan-lawannya tanpa memberi celah.
Keberhasilan dua atlet muda ini semakin memperkuat posisi Jawa Timur di klasemen perolehan medali sementara Fornas 2025, sekaligus menjadi bukti keberhasilan pembinaan cabor PIBU di bawah AKTI Jatim.
Sementara itu, Ketua KORMI Jawa Timur, Hudiyono, mengapresiasi capaian luar biasa ini. “Kami bangga atas pencapaian para atlet AKTI Jatim. Ini bukti bahwa olahraga tradisional memiliki tempat penting dalam pembinaan karakter dan prestasi generasi muda,” ujarnya.
Ketua Kontingen AKTI Jatim, Subianto, menambahkan bahwa AKTI tidak hanya menjadi wadah seni bela diri, tetapi juga ruang untuk membangun karakter, persaudaraan, dan pelestarian budaya bangsa.
“AKTI mewadahi berbagai perguruan kungfu tradisional dari seluruh Indonesia. Kami percaya, bela diri bukan hanya soal teknik, tapi tentang nilai-nilai luhur dan identitas budaya,” katanya.
Festival FORNAS VIII 2025 ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga panggung strategis untuk memperkenalkan olahraga masyarakat berbasis budaya kepada publik luas. Kehadiran AKTI Jawa Timur dengan torehan medali yang mengesankan menjadi bukti nyata bahwa seni bela diri tradisional Indonesia masih hidup, berkembang, dan terus memberi inspirasi.
Daftar atlet yang meraih medali emas :
• M. Pande Alfarisi, juara 1 kategori Wingchun Siu Lim Tao dan Wooden Dummy (usia 10–18 tahun putra)
• Annisa Awfiyah Rizki, juara 1 kategori Taiji AKTI (usia 10–18 tahun putri)
• M. Rizki Hidayat, juara 1 kategori PIBU 52 KG Junior Putra
• Tanisha Putri Ramadhani, juara 1 kategori PIBU 45 KG Junior Putri
Daftar atlet yang meraih medali perunggu :
• Riffat Aqil, juara 3 Jurus Tangan Kosong Perguruan (usia 13–18 tahun putra)
• Fairuz Qonita, juara 3 Jurus Tangan Kosong Perguruan (usia 13–18 tahun putri)
• Natzwa Zahra Rahmadhani, juara 3 Wingchun Siu Lim Tao dan Wooden Dummy (usia 10–18 tahun putra)
Editor : Erwin Muhammad
