Aksi solidaritas 1000 lilin dari driver ojol di Jatim untuk Affan Kurniawan di Polda Jatim. (Foto: Zain Ahmad/mili.id).
Surabaya, mili.id - Ratusan driver ojek online (ojol) memadati lapangan Polda Jatim dengan menyalakan 1000 lilin, Jumat (29/8/2025) malam.
Aksi solidaritas itu dilakukan sebagai bentuk belasungkawa atas meninggalnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojol yang diduga menjadi korban kekerasan oknum aparat kepolisian di Jakarta.
Aksi ini berlangsung dengan tertib dan kondusif. Tidak ada protes yang keras.
Riko, perwakilan dari kelompok ojol, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk solidaritas dan dukungan kepada keluarga korban.
"Kami berharap pelaku segera dihukum seberat-beratnya dan seadil-adilnya. Kami juga mengapresiasi Bapak Kapolda Jatim beserta jajarannya yang telah memfasilitasi kegiatan aksi solidaritas 1000 lilin ini," ungkapnya.
Sementara Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto menyampaikan belasungkawa atas nama keluarga besar Polri.Ia juga menegaskan bahwa Polri telah menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan yang menewaskan Affan Kurniawan.
Baca juga: Rayakan Hari Anak Nasional 2026 Melalui Ruang Berkarya yang Setara di Dafam Pacific Caesar Surabaya

"Kami keluarga besar Polri turut berduka cita atas meninggalnya saudara kita Affan Kurniawan. Polri telah memeriksa tujuh orang oknum dan menahannya. Ini menunjukkan keseriusan kami dalam menangani kasus ini," tegas Nanang.
Bersama Pangdam V Brawijaya, Irjen Nanang juga mengajak seluruh pengemudi ojol untuk menjaga situasi kamtibmas di Jawa Timur.
Baca juga: Warga Soroti Aktivitas Tambang Diduga Belum Berizin di Blitar, Minta Aparat Lakukan Pemeriksaan
Ia berharap sinergi antara Polri dan pengemudi ojol dapat terus ditingkatkan.
"Saya yakin dengan kebersamaan kita, kita dapat menjaga situasi kamtibmas di Jawa Timur. Mari kita bergandengan tangan, bersinergi, dan berkolaborasi untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif," tutur Nanang.
Aksi solidaritas ini diakhiri dengan menyalakan lilin dan doa bersama untuk almarhum Affan Kurniawan. Para pengemudi ojol berharap kasus ini dapat segera diselesaikan secara transparan dan adil.
Editor : Zain Ahmad
