Banjir Denpasar, Ini Wilayah Terdampak Paling Parah Versi Tim SAR

Banjir Denpasar, Ini Wilayah Terdampak Paling Parah Versi Tim SAR © mili.id

Tim SAR mengevakuasi warga terdampak banjir Denpasar (Foto: Kantor SAR Denpasar)

Bali, mili.id - Banjir di Denpasar hari ini, membuat sejumlah wilayah terdampak parah.

Berdasarkan data sementara Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Denpasar, ada empat wilayah yang terdampak paling parah.

Baca juga: WN Turki Diduga Ugal-ugalan di Badung, Tabrak Lima Kendaraan dan Lukai Tujuh Orang

Kepala Kantor SAR Denpasar, I Nyoman Sidakarya menyebut bahwa tim gabungan sudah menyebar di lokasi terdampak parah, di antaranya Pulau Misol, Pulau Biak 1, Pura Demak dan wilayah Tengku Umar.

"Awal pergerakan personel sempat menemui kendala karena banyak akses jalan yang tergenang banjir hingga tidak bisa dilintasi rescue truck, tapi saat ini sudah ada di lokasi," ungkap Sidakarya.

Sebagian besar wilayah Denpasar terendam banjir akibat hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak Selasa (9/9/2025).

Mulai Rabu dinihari, Tim SAR terus menerima laporan permintaan bantuan evakuasi korban banjir.

Di Perumahan Wiraraja , Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara, tim melakukan evakuasi warga yang memerlukan penanganan medis.

Baca juga: Lima Terpidana Korupsi Kembalikan Kerugian Negara Rp3,01 Miliar di Blitar

Kemudian tim SAR gabungan yang berada di Pulau Misol telah mengevakuasi 2 balita, 2 lansia dan 3 orang dewasa hingga pukul 11.00 Wita.

Informasi lain, di Pulau Biak 1, seluruh warganya telah berada di posisi aman, yaitu dalam Balai Banjar.

Sementara Kepala Kasi Operasi dan Kesiapsiagaan SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Juni Antara bersama tim melaksanakan upaya evakuasi di Tengku Umar.

Sampai dengan saat ini, Kantor SAR Denpasar dan BPBD masih terus mengupdate data, terkait permintaan evakuasi atau pun data korban yang sudah terevakuasi.

Baca juga: Tingkatkan Standar Keamanan Pariwisata Bali, Korsabhara Baharkam Polri Gelar Klarifikasi Risk Assessment di Sejumlah Hotel Berbintang

Bahkan hingga siang hari ini, hujan deras masih mengguyur sebagian wilayah di Bali.

"Kami keterbatasan jumlah personel dan rubber boat untuk bisa meng-cover seluruh daerah banjir, upaya koordinasi dengan unsur SAR juga sudah dilakukan," sambung Sidakarya.

Ia meminta untuk warga yang berada di wilayah rawan banjir agar tetap berada di tempat aman. Dan apabila sudah ada tanda-tanda bahaya segera evakuasi mandiri, sebelum kondisinya semakin parah.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait