Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari (Ning Ita) sidak program MBG (Foto: Ist)
Mojokerto, mili.id - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari (Ning Ita) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah sekolah penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (29/9/2025).
Kunjungan dilakukan untuk memastikan distribusi makanan bergizi bagi siswa berjalan lancar, tepat waktu, dan sesuai standar gizi.
Baca juga: CKG Kota Mojokerto Capai 71,5 Persen, Pemkot Kejar Cakupan 100 Persen pada Oktober
Dalam sidak di SMPN 1 Mojokerto dan SMKN 1 Mojokerto, Ning Ita menegaskan pentingnya komunikasi langsung antara pihak sekolah dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bila ditemukan kendala di lapangan.
"Setiap sekolah sudah memiliki tim PIC terkait program MBG. Jadi kalau ada temuan, baik itu distribusi, menu, atau waktu penyajian, cukup langsung berkoordinasi dengan kepala SPPG masing-masing. Kepala SPPG bertanggung jawab penuh atas layanan makanan di sekolah tersebut,” ujar Ning Ita.
Ia mengimbau agar masyarakat maupun pihak sekolah bijak menyikapi temuan terkait MBG dan tidak langsung memviralkannya di media sosial. Menurutnya, penyelesaian melalui jalur koordinasi jauh lebih efektif.
Baca juga: BGN Evaluasi Program MBG, Validasi 63 Juta Penerima dan Benahi Skema Insentif SPPG
Program MBG di Kota Mojokerto menargetkan 38.400 penerima manfaat, mulai dari TK, SD, SMP, SMA, MI, MTs, MA hingga pondok pesantren. Hingga saat ini, realisasi baru mencapai sekitar 21.760 siswa atau 57 persen, dengan suplai dari 6 SPPG yang ada di kota setempat.
Ning Ita memastikan seluruh SPPG di Kota Mojokerto didukung tenaga ahli gizi dan berada dalam koordinasi Dinas Kesehatan Kota Mojokerto. Hal ini untuk menjamin keamanan pangan serta standar gizi sesuai kebutuhan usia peserta didik.
Baca juga: Viral! Bayi di Wonosobo Diberi Nama Muhammad MBG Subianto, Terinspirasi Program Makan Bergizi Gratis
“Sejauh ini distribusi berjalan on time, menu disukai anak-anak, dan tidak pernah ada masalah dari sisi keamanan pangan. Semua makanan tersaji fresh, sehat, dan layak dikonsumsi,” tambahnya.
Melalui sidak ini, Ning Ita ingin memastikan pelaksanaan MBG benar-benar memberi manfaat bagi tumbuh kembang generasi muda.
Editor : Narendra Bakrie
