Mili.id – Penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Raya Bogor, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis, berlangsung tegang setelah seorang pedagang mengacungkan senjata tajam kepada petugas.
Aksi yang dimulai sekitar pukul 14.35 WIB itu sempat diwarnai adu mulut saat petugas membongkar lapak di trotoar dan bahu jalan. Pedagang yang menolak ditertibkan meluapkan emosi, bahkan sempat meletakkan anaknya di mobil petugas sebagai bentuk protes.
Situasi memuncak ketika pedagang tersebut mengancam petugas dengan senjata tajam. Namun, aparat gabungan dari Satpol PP, TNI, dan Polri sigap mengamankan kondisi dan menenangkan pelaku.
Baca juga: Antisipasi Semrawut Jelang Ramadan, Satpol PP Kota Mojokerto Tertibkan 27 PKL
Kepala Satpol PP Jakarta Timur Muhammadong mengatakan perlawanan terjadi akibat emosi sesaat. Ia menegaskan petugas tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan tidak terpancing provokasi.
Baca juga: Warung Kopi Pangku di Kaki Jembatan Suramadu Kembali Ditertibkan
Meski diwarnai insiden, penertiban tetap dilanjutkan. Petugas membersihkan lapak liar guna mengurangi kemacetan dan mengembalikan fungsi fasilitas umum di kawasan tersebut.
Editor : Redaksi
