Kasus Gagal Ginjal Akut. Selain Sosialiasi, Hari Santoso Minta Ada Pengawasan Apotek

Kasus Gagal Ginjal Akut. Selain Sosialiasi, Hari Santoso Minta Ada Pengawasan Apotek © mili.id

Hari Santoso

Mili.id - Kasus penyakit gagal ginjal akut, yang menyerang anak-anak, bikin resah orang tua.

Hari Santoso Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya mengimbau, dinas kesehatan (Dinkes) koordinasi dengan Puskesmas dan rumah sakit rumah sakit untuk sosialisasi.

"Memberi edaran ataupun penyuluhan melalui Kader Surabaya hebat (KSH)," kata Hari saat dikonfirmasi Mili.id

KSH menurut Hari, harus hadir ke tengah masyarakat. Sebab, memungkinkan warga belum paham perihal penyakit ini. Mereka turun memberi tahu terkait gejala gagal ginjal akut, seperti panas, batuk, pilek, dan anak tidak bisa memproduksi urine (air seni) dalam 6 jam.

Sebab, tambah legislator partai Nasional Demokrat (NasDem) tersebut, ini yang dikhawatirkan salah satu penyebabnya.

"Ketika ada laporan, Puskesmas jemput bola." tegas Hari.

Tidak kalah penting tambah Hari. Harus dilakukan pengawasan terhadap Apotek, untuk memastikan obat yang dijual sesuai resep dokter.

Namun, bila Apotek tersebut kedepatan menjual obat tanpa resep, perlu ada tindakan, baik teguran maupun peringatan.

"Bahkan pencabutan izin," tegasnya.

Baca juga: Dinkes Surabaya Bungkam, Hasil Lab Keracunan MBG Dipertanyakan

Copyright © Mili.id 2022

Baca juga: Kasus Dugaan Keracunan MBG, Dinkes Surabaya "Bermain", Sembunyikan Hasil Lab

Editor : Redaksi



Berita Terkait