BBM Non-Subsidi Pertamina Kompak Naik: Pertamina Dex Kini Tembus Rp27.900 per Liter

BBM Non-Subsidi Pertamina Kompak Naik: Pertamina Dex Kini Tembus Rp27.900 per Liter © mili.id

SPBU Pertamina

Mili.id – Mengikuti jejak sejumlah operator SPBU swasta, PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi per hari ini, Senin (4/5/2026). Kenaikan signifikan terjadi pada jenis bahan bakar diesel, sementara harga BBM subsidi dipastikan tetap stabil.

Berdasarkan data resmi Pertamina, tiga jenis produk unggulan yakni Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex mengalami lonjakan harga yang bervariasi. Kenaikan tertinggi dialami oleh Pertamina Dex yang melambung hingga Rp4.000 per liter.

Baca juga: Harga BBM Non-Subsidi Berpotensi Turun Awal Juli, Pertamina Tunggu Tren Minyak Dunia

Rincian Kenaikan Harga

Untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya, berikut adalah daftar harga terbaru yang berlaku mulai hari ini:

  • Pertamax Turbo: Naik menjadi Rp19.900 per liter (sebelumnya Rp19.400).
  • Dexlite: Naik menjadi Rp26.000 per liter (sebelumnya Rp23.600).
  • Pertamina Dex: Naik menjadi Rp27.900 per liter (sebelumnya Rp23.900).

Meskipun tiga produk tersebut mengalami penyesuaian, Pertamina masih mempertahankan harga Pertamax di angka Rp12.300 per liter dan Pertamax Green di level Rp12.900 per liter.

BBM Subsidi Tidak Berubah

Baca juga: ESDM Buka Peluang Penurunan Harga BBM Non-Subsidi Seiring Merosotnya Harga Minyak Dunia

Kabar baik bagi masyarakat luas, pemerintah dan Pertamina memutuskan untuk tetap menahan harga BBM penugasan dan subsidi. Harga Pertalite terpantau masih dibanderol Rp10.000 per liter, sementara Solar subsidi tetap bertahan di posisi Rp6.800 per liter.

Menyusul SPBU Swasta

Langkah penyesuaian harga oleh Pertamina ini menyusul langkah serupa yang telah diambil oleh SPBU swasta seperti BP dan Vivo sejak 2 Mei lalu. Kedua operator tersebut bahkan telah membanderol produk diesel unggulan mereka, yakni BP Ultimate Diesel dan Diesel Primus, di angka yang lebih tinggi yaitu Rp30.890 per liter.

Baca juga: Bahlil Tegaskan Harga BBM Tetap, Pemerintah Pastikan Tidak Ada Kenaikan

Perlu dicatat bahwa harga-harga tersebut merupakan patokan untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Untuk wilayah di luar Pulau Jawa, harga kemungkinan akan lebih tinggi akibat penyesuaian biaya distribusi dan pajak daerah masing-masing.

Kenaikan harga ini diprediksi merupakan respons atas fluktuasi harga minyak mentah dunia serta penguatan dolar AS yang terus menekan nilai tukar rupiah dalam beberapa waktu terakhir.

Editor : Redaksi



Berita Terkait