Gus Ilyas Raih Influential Leader Awards 2026, Jadi Tokoh Muda Inovator Pendidikan

Gus Ilyas Raih Influential Leader Awards 2026, Jadi Tokoh Muda Inovator Pendidikan © mili.id

Penghargaan tersebut diberikan oleh Pusat Kajian Tokoh-Tokoh Nusantara di aula Pascasarjana Universitas Abdul Chalim, Sabtu (9/5/2026).

Mili.id - Muhammad Ilyas atau yang akrab disapa Gus Ilyas meraih penghargaan Influential Leader Awards 2026 dalam kategori Tokoh Muda Inovator Pendidikan Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan oleh Pusat Kajian Tokoh-Tokoh Nusantara di aula Pascasarjana Universitas Abdul Chalim, Sabtu (9/5/2026).

Koordinator SMA-MAU Berbasis Pesantren Amanatul Ummah itu menyebut penghargaan yang diterimanya bukan hanya pencapaian pribadi, melainkan bentuk apresiasi untuk seluruh keluarga besar lembaga pendidikan di bawah naungan Pondok Pesantren Amanatul Ummah.

Baca juga: Baru Bebas Tiga Bulan, Residivis Curanmor Kembali Beraksi di Empat Lokasi

Menurut Gus Ilyas, penghargaan tersebut lahir dari komitmen panjang dalam membangun sistem pendidikan pesantren yang berkualitas dan berdaya saing.

“Penghargaan ini adalah buah dari kerja keras bersama dalam mengembangkan pendidikan di MBI Amanatul Ummah Pacet Mojokerto maupun Amanatul Ummah secara keseluruhan,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Ia menegaskan, berbagai capaian yang diraih lembaga tidak lepas dari dukungan pimpinan, tenaga pendidik, hingga para guru yang terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan prestasi santri.

Tak hanya itu, Gus Ilyas juga memberikan apresiasi kepada para santri serta wali santri yang selama ini ikut mendukung perkembangan pendidikan di lingkungan Amanatul Ummah.

Baca juga: Tergiur Ritual Penggandaan Uang, Warga Kehilangan Rp22 Juta di Mojokerto

Menurutnya, integritas, dedikasi, profesionalisme, dan kesungguhan dalam mendidik menjadi pondasi utama untuk menciptakan pendidikan pesantren yang unggul, adaptif, dan kompetitif tanpa meninggalkan nilai keislaman maupun semangat kebangsaan.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen pendidikan untuk terus memperkuat mutu akademik, pembentukan karakter, serta inovasi kelembagaan agar pesantren semakin berkembang dan mampu menjadi rujukan pendidikan unggulan di Indonesia.

“Dengan sinergi yang kuat, MBI Amanatul Ummah Pacet Mojokerto dan Pondok Pesantren Amanatul Ummah diharapkan terus menjadi rujukan pendidikan pesantren unggulan di Indonesia,” katanya.

Baca juga: Pemkot Mojokerto Gandeng 30 Penyedia Makan Minum, Harga Nasi Kotak Ditetapkan Lewat Kontrak Payung

Gus Ilyas juga mengaku sempat ragu saat pertama kali mendapat kabar mengenai penghargaan tersebut. Ia bahkan sempat berdiskusi dengan sejumlah rekan sebelum akhirnya memutuskan menerima penghargaan itu.

Di akhir keterangannya, ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru yang telah membimbing para santri hingga mampu menorehkan berbagai prestasi membanggakan.

Editor : Redaksi



Berita Terkait