Mili.id – Upaya meningkatkan pelayanan bagi jemaah haji Indonesia terus diperkuat menjelang fase puncak ibadah haji 2026 di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menerima bantuan 300 unit kursi roda dari Bank Syariah Indonesia (BSI) guna mendukung mobilitas jemaah lansia dan disabilitas selama menjalankan rangkaian ibadah.
Bantuan tahap pertama tersebut tiba bersamaan dengan kedatangan kelompok terbang (kloter) JKB 14 di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Selasa (12/5/2026).
Baca juga: Pertamina Sesuaikan Harga BBM Nonsubsidi Mulai Juli 2026, Dexlite dan Pertamina Dex Turun Signifikan
Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara, Abdul Basir, mengatakan bantuan kursi roda itu akan segera didistribusikan ke sejumlah titik pelayanan jemaah Indonesia di Arab Saudi, terutama di wilayah Makkah yang menjadi pusat pelaksanaan ibadah Armuzna.
“Beberapa di antaranya juga akan kami distribusikan ke Daker Madinah untuk menunjang proses layanan kepulangan jemaah haji nantinya,” ujar Abdul Basir saat ditemui tim Media Center Haji di Jeddah.
Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bagian penting dari dukungan pihak ketiga terhadap program Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan yang dijalankan pemerintah pada musim haji tahun ini.
Distribusi kursi roda diprioritaskan untuk sektor pelayanan dan hotel tempat jemaah Indonesia menginap. Langkah ini dilakukan untuk membantu jemaah dengan keterbatasan fisik agar tetap dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman dan aman di tengah cuaca ekstrem Arab Saudi.
Basir menjelaskan, kebutuhan alat bantu mobilitas meningkat signifikan menjelang puncak ibadah haji karena aktivitas di Armuzna membutuhkan kondisi fisik yang prima. Suhu panas yang tinggi juga menjadi tantangan tersendiri bagi jemaah lanjut usia maupun penyandang disabilitas.
Baca juga: Harga BBM Non-Subsidi Berpotensi Turun Awal Juli, Pertamina Tunggu Tren Minyak Dunia
“Mudah-mudahan bermanfaat untuk jemaah haji kita dan dapat menunjang suksesnya penyelenggaraan haji tahun 2026,” katanya.
Tak berhenti di tahap pertama, PPIH memastikan bantuan kursi roda dari BSI akan kembali dikirim dalam tahap berikutnya untuk memperkuat pelayanan kepada jemaah.
“Ini merupakan pengiriman tahap pertama. Direncanakan akan ada pengiriman tahap kedua dengan jumlah yang akan kami konfirmasi ulang,” tambah Basir.
Baca juga: Batas Gaji MBR Naik, Pekerja Berpenghasilan Rp12 Juta Kini Berpeluang Beli Rumah Subsidi
Program bantuan ini mendapat apresiasi karena dinilai mampu memperkuat komitmen pelayanan haji yang lebih inklusif dan manusiawi. Kehadiran fasilitas pendukung seperti kursi roda menjadi sangat penting mengingat jumlah jemaah lansia Indonesia terus meningkat setiap tahun.
Selain memastikan kelancaran ibadah, penyediaan alat bantu mobilitas juga menjadi bagian dari upaya menjaga keselamatan dan kesehatan jemaah selama berada di Tanah Suci.
Dengan dukungan berbagai pihak, pemerintah berharap penyelenggaraan ibadah haji 2026 dapat berjalan lebih optimal, nyaman, dan ramah bagi seluruh jemaah, khususnya kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus selama menjalankan rukun Islam kelima tersebut.
Editor : Redaksi
