Mili.id-Klub raksasa Inggris, Manchester United resmi meluncurkan jersey kandang terbaru untuk musim 2026/27 bersama adidas, Kamis (14/5/2026). Meski kompetisi Liga Primer musim 2025/26 masih menyisakan beberapa pertandingan, peluncuran seragam anyar ini langsung mencuri perhatian para pendukung Setan Merah di seluruh dunia.
Jersey terbaru tersebut mengusung perpaduan antara warisan klasik klub dengan sentuhan modern yang elegan. Desain dominan merah khas Manchester United dipadukan dengan kerah polo ikonik dan manset bergaris yang terinspirasi dari gaya era 1970-an.
Baca juga: Manchester United Tumbang di Markas Newcastle, Rekor Tak Terkalahkan Carrick Berakhir Dramatis
Nuansa nostalgia semakin terasa lewat detail garis halus pada bagian kerah yang merujuk pada seragam legendaris saat Manchester United menjuarai Piala FA 1977. Desain ini sekaligus menjadi penanda 50 tahun momen bersejarah tersebut.
Tampilan klasik itu kemudian dipadukan dengan konstruksi modern yang membuat jersey terlihat lebih progresif dan stylish. Aksen putih pada tiga garis adidas serta logo klub memberikan kontras tajam pada warna dasar merah, sementara detail hitam hadir secara halus untuk memperkuat identitas klasik Setan Merah.
Baca juga: Sesko Jadi Penentu, Manchester United Curi Tiga Poin dari Markas Everton
Dilansir dari The Sun, Tak hanya mengedepankan estetika, jersey anyar ini juga dirancang untuk menunjang performa pemain di lapangan. Material kain ringan dengan teknologi rekayasa 3D diklaim mampu menyesuaikan bentuk tubuh sekaligus memberikan kebebasan bergerak lebih maksimal.
Sebagai pelengkap, tulisan “United” di bagian belakang leher menjadi simbol kebanggaan dan identitas klub yang tetap dijaga di tengah perkembangan desain modern.
Baca juga: Liverpool Terpuruk, MU Menggila, Sunderland Mengejutkan: Drama Besar Liga Inggris Akh
Peluncuran jersey ini pun disambut antusias oleh para penggemar, yang menilai desain terbaru Manchester United berhasil menghadirkan kombinasi sempurna antara sejarah, tradisi, dan inovasi masa kini.
Editor : Erwin Muhammad
