Jawa Timur

1.175 Calon Haji Tulungagung Berangkat ke Tanah Suci, Tiga Jamaah Batal Karena Kondisi Kesehatan

1.175 Calon Haji Tulungagung Berangkat ke Tanah Suci, Tiga Jamaah Batal Karena Kondisi Kesehatan © mili.id

Mili.id – Sebanyak 1.175 calon haji asal Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, resmi diberangkatkan menuju Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Minggu (18/5/2026), sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji 1447 Hijriah.

Pemberangkatan ribuan jamaah tersebut dilakukan dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni kloter 102, 103, 104, dan 105. Suasana haru dan doa mengiringi keberangkatan para tamu Allah dari berbagai titik pemberangkatan di Tulungagung.

Baca juga: Warga Barata Jaya Tolak Spiritshaus, Satpol PP Ancam Segel Gerai Ilegal

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mengatakan kloter pertama diberangkatkan pada pukul 16.00 WIB, sementara tiga kloter lainnya dijadwalkan berangkat pada malam hari menuju Embarkasi Surabaya.

“Kami meminta seluruh jamaah menjaga kondisi fisik dengan memperbanyak makan dan minum serta mengurangi aktivitas yang tidak perlu,” ujar Baharudin.

Ia juga mengingatkan para jamaah agar selalu menjaga komunikasi dan mengikuti arahan ketua kloter maupun tim kesehatan selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah di Arab Saudi.

Menurutnya, kondisi fisik menjadi faktor penting mengingat cuaca di Tanah Suci diperkirakan cukup ekstrem sehingga jamaah diminta tidak memaksakan diri dalam menjalankan aktivitas tambahan di luar rukun dan wajib haji.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tulungagung, Suryani, menjelaskan jumlah jamaah yang berangkat tahun ini mengalami pengurangan dibanding data awal saat pelepasan beberapa waktu lalu yang mencapai 1.178 orang.

“Terdapat tiga jamaah yang batal berangkat karena masalah kesehatan,” katanya.

Baca juga: DPRD Desak Pemkot Dengarkan Penolakan Warga Terhadap Spiritshaus Barata Jaya

Ia merinci, satu calon haji harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit sehingga tidak memungkinkan untuk berangkat. Sementara istrinya memilih menunda keberangkatan demi mendampingi sang suami selama masa perawatan.

Selain itu, satu calon jamaah lainnya dilaporkan meninggal dunia sebelum keberangkatan.

Meski demikian, seluruh proses pemberangkatan jamaah lainnya tetap berjalan lancar dan tertib dengan pengawalan panitia serta petugas keamanan.

Untuk mendukung kelancaran ibadah para jamaah lanjut usia maupun yang memiliki keterbatasan mobilitas, panitia juga menyiapkan 12 kursi roda.

Baca juga: Dafam Pacific Caesar Surabaya Hadirkan "The Late Shift", Sajikan Pengalaman Kuliner Larut Malam

Fasilitas tersebut telah lebih dahulu dikirim ke Asrama Haji Embarkasi Surabaya bersama koper jamaah pada Sabtu (16/5/2026).

Suryani mengimbau jamaah agar lebih memprioritaskan pelaksanaan rukun dan wajib haji dibanding ibadah sunah agar stamina tetap terjaga selama menjalani ibadah di Tanah Suci.

“Kami berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat,” ujarnya.

Keberangkatan calon haji Tulungagung tahun ini menjadi momen penuh harapan bagi keluarga jamaah. Tangis haru, doa keselamatan, dan harapan menjadi haji mabrur mewarnai pelepasan rombongan menuju Tanah Suci.

Editor : Redaksi



Berita Terkait