Jawa Timur

Mahasiswa UINSA Desak Plt Rektor Mundur, Soroti Independensi Pemilihan Pimpinan Kampus

Mahasiswa UINSA Desak Plt Rektor Mundur, Soroti Independensi Pemilihan Pimpinan Kampus © mili.id

Mili.id – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya menggelar aksi demonstrasi di depan gerbang kampus, Rabu (15/7/2026). Mereka mendesak Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UINSA, Prof. Akh. Muzakki, mengundurkan diri demi menjaga independensi dan netralitas proses pemilihan rektor.

Aksi bertajuk "Jaga Independensi Perguruan Tinggi" itu diawali dengan long march dari kawasan Jatim Expo menuju Kampus UINSA sekitar pukul 14.00 WIB. Massa berjalan kaki melalui Jalan Frontage Ahmad Yani sehingga sempat memperlambat arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Baca juga: Demo HUT Bhayangkara, Mahasiswa UI Dicegat Polisi Sebelum Tiba di Mabes Polri

Dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa poster dan spanduk berisi tuntutan agar Prof. Akh. Muzakki melepas jabatannya sebagai Plt. Rektor. Mereka menilai posisi tersebut berpotensi menimbulkan konflik kepentingan karena yang bersangkutan juga mengikuti proses pemilihan rektor.

Setibanya di depan kampus, para peserta menyampaikan orasi, membacakan puisi perjuangan, hingga melakukan aksi simbolik berupa pembakaran ban bekas dan jaket almamater sebagai bentuk kekecewaan terhadap kondisi kampus.

Baca juga: Gelombang Aksi Mahasiswa Kepung DPR Hari Ini, Sejumlah Kampus dan Organisasi Turun ke Jalan

Ketua PKPM UINSA, Rahmat Hidayatullah, mengatakan aksi pembakaran jaket almamater menjadi simbol memuncaknya kekecewaan mahasiswa terhadap situasi yang terjadi di lingkungan kampus.

Rahmat juga menilai belum adanya rektor definitif menimbulkan ketidakpastian hukum yang dapat berdampak pada sejumlah agenda akademik, seperti Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) serta pelaksanaan wisuda.

Baca juga: 4.263 Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Sejumlah Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Pusat

Selain menggelar demonstrasi, Front Mahasiswa UINSA menempuh jalur administratif dengan mengirimkan somasi kepada Menteri Agama. Mereka juga berencana melaporkan persoalan tersebut kepada Ombudsman RI, Komisi VIII DPR RI, dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Selama aksi berlangsung, aparat kepolisian melakukan pengamanan di sekitar kampus dan sepanjang rute demonstrasi. Meski sempat terjadi perlambatan arus kendaraan di Jalan Frontage Ahmad Yani, situasi tetap berlangsung aman dan kondusif.

Editor : Redaksi



Berita Terkait