Hari Santosa
Mili.id - Intervensi atau bantuan pemerintah kota Surabaya terhadap keluarga miskin dinilai masih minim. Begitu kata Hari Santoso saat reses kedewanan di RW03 Lidah Wetan.
Hari meminta perwali terkait keluarga miskin (gamis) dievaluasi. Sebab arahnya masih belum tepat sasaran. Hal ini, senada denga harapan warga, yang menginginkan perwali ditinjau ulang.
"Sehingga pendataan keluarga miskin lebih kongkrit dalam melakukan intervensi ke warga." papar Hari.
Hari mendesak, dinas sosial (Dinsos) segera melakukan pemutakhiran data. Mengingat marak warga mengeluh, banyak rumah tidak ditempel stiker miskin. "Padahal sebenarnya keluarga tersebut berhak menerima bantuan." beber Hari.
Maka ia menekankan, pemutakhiran data perlu melibatkan RT. Sebab, mereka mengerti betul kondisi warganya. Agar tidak salah sasaran, "Dan warga tercover bantuan," papar Hari.
Ia menambahkan, Dinsos harusnya benar-benar turun ke lapangan mengecek data Gamis. Supaya, saat akan mencoret data warga yang tidak layak dapat intervensi, bisa diketahui secara rinci.
Baca juga: Polres Trenggalek Amankan Jambret Perhiasan, Tersangka Lima Kali Masuk Bui
“Jadi libatkan RT, selama ini warga menuduh Ketua RT nya yang mencoret bantuan warga, padahal bukan," demikian beber Hari.
Baca juga: Jambret WNA Italia di Bundaran HI Viral, Polda Metro Jaya Bergerak Cepat Buru Pelaku
Editor : Redaksi
