Jubir F Demokrat - Nadem, Mohammad Mahmud, saat Paripurna/Foto:Mili
Mili.id - Pertumbuhan Ekonomi Surabaya yang diproyeksikan 2,96 persen 2022 mendatang, dinilai bakal memberikan kesempatan bagi masyarakat Surabaya untuk menjalankan roda perekonomian.
Begitu disampaikan juru bicara Fraksi Demokrat - Nasdem, Mohammad Mahmud dalam pandangan umum Rapat Paripurna DPRD Kota Surabaya bersama Walikota Surabaya, Eri Cahyadi terkait Anggaran Pendapat Belanja Daerah (APBD) Surabaya 2022.
"Prediksi perekonomian Surabaya pada tahun 2022, sebanyak 2,96% yg semula terpuruk di 2020 mengalami kontraksi minus 4,85 persen. Tentu memberikan harapan bagi perkembangan masyarakat kota untuk semakin mendapatkan kesempatan dalam menjalankan aktivitas perekonomian di Surabaya." ujar dia.
Kendati begitu, target 2,96 persen tersebut, Pemkot Surabaya dinilai kurang optimis. Pasalnya menurut F-Demokrat - Nasdem sejatinya target pertumbuhan ekonomi Surabaya selalu di atas rata-rata nasional
"Itu menunjukkan pemkot kurang optimis dalam melakukan recovery pertumbuhan ekonomi Surabaya. Untuk itu F-Demokrat Nasdem mohon kejelasan apa saja yang menyebabkan tidak optimistis nya pertumbuhan ekonomi di Surabaya di atas level 5 persen." tegas dia.
F-Demokrat-Nadem, juga mempertanyakan masalah alokasi belanja modal yang mengalami penurunan.
Baca juga: APBD Surabaya 2026 Tembus RP12,62 T, Dr Syaiful Ma'arif: Harus Tepat Sasaran!
"Target APBD Surabaya 2022 sebesar dua triliun 51 miliar mengalami penurunan sangat tinggi dibanding alokasi target anggaran 2021 sebesar dua triliun 369 miliar, sehingga Demokrat- Nasdem meminta penjelasan pada wali kota." Imbuhnya.
Selain itu, lanjut dia, Demokrat Nasdem juga mendapati kenyataan bahwa penganggaran yang cukup tinggi untuk masyarakat berkebutuhan rendah (MBR), ditegaskan bahwa dampak Pandemi menjadi salah satu argumen untuk terus meningkatkan terus jumlah MBR Surabaya, yang mengharuskan warga yg tidak mampu itu dan diresmikan oleh Dinas Sosial.
"Maka itu menunjukkan jumlah orang miskin semakin banyak. Harusnya bisa ditekan. Sehingga kami juga menanyakan berapa target MBR untuk 2022." tandas dia.
Baca juga: DPRD Sepakati Nota Keuangan R-APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2026
Editor : Redaksi
