Sepanjang 2023 Tercatat 90 Kebakaran Terjadi di Situbondo

Sepanjang 2023 Tercatat 90 Kebakaran Terjadi di Situbondo © mili.id

kebakaran empat rumah di Dusun Tanjung Geger, Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Beberapa waktu lalu.(dok/mili.id)

Situbondo - Sepanjang tahun 2023, terjadi sebanyak 90 peristiwa kebakaran di Situbondo.

Ada dua jenis peristiwa kebakaran yang terjadi di Situbondo. Rinciannya, sebanyak 34 kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), sedangkan sebanyak 56 kebakaran rumah milik warga Situbondo.

Baca juga: Pahlawan Keluarga, Kakek Terpeleset Tercebur Sumur Saat Kebakaran Rumah Anaknya

Kepala Pelaksana BPBD Situbondo Sruwi Hartanto mengatakan, diakui sepanjang tahun 2023, peristiwa kebakaran karhutla dan rumah milik warga memang cukup tinggi di Situbondo.

"Untuk tahun 2023, peristiwa kebakaran memang cukup tinggi, jika dibandingkan pada tahun 2022 lalu, baik karhutla maupun kebakaran milik warga. Bahkan, untuk tahun 2023 kerugian materi diperkirakan mencapai satu miliar rupiah lebih," ujar Sruwi Hartanto, Minggu (4/2/2024).

Menurut dia, ada dua faktor penyebab tingginya peristiwa kebakaran di Situbondo, yakni faktor kelalaian manusia dan faktor korsleting listrik.

Baca juga: Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Padam, Dua Helikopter Water Bombing Dikerahkan

"Salah satu contoh adalah, lupa mematikan kompor gas maupun lupa mematikan api ditungku di dapurnya," bebernya.

Lebih jauh Sruwi menjelaskan, untuk mengantisipasi kebakaran tersebut, pihaknya mengimbau agar masyarakat selalu waspada dan pemasagan jaringan listrik sesuai standar PLN.

"Tertinggi kebakaran rumah itu masih akibat kelalaian manusia hingga mencapai 90 persen," katanya.

Baca juga: Enam Kapal Penangkap Ikan Terbakar di Pelabuhan Belawan, Damkar Berjibaku Lebih dari Dua Jam

Selain itu, untuk mengantisipasi bencana kebakaran dan alam, BPBD Situbondo sudah membentkuk tim tenaga khusus yang selalu siap 24 jam di setiap daerah di wilayah Situbondo.

"Tim khusus tersebut bagi tiga wilayah di Kabupaten Situbondo, yakni wilayah barat, tengah dan timur," pungkasnya.

Editor : Aris S



Berita Terkait