Penumpang bus berhamburan keluar sesaat setelah bus terguling.(PJR Polda Jatim)
Mojokerto - Dua warga Kabupaten Mojokerto dikabarkan menjadi korban kecelakaan bus rombongan Partai Hanura di Tol Solo-Ngawi (JSN) kilometer 554 Minggu (4/2) pagi, satu diantaranya meninggal dunia.
Korban meninggal dunia diketahui Hadi Umar Farouq (20), pemuda asal Desa Mojolebak, Kecamatan Jetis. Sedangkan Veri Enda Setiyawan (37), warga Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto menderita luka.
Baca juga: Evakuasi Korban Kecelakaan Suramadu Berlangsung, Arus Kendaraan Dialihkan akibat Kemacetan
Baca: Juga: Kronologi Kecelakaan Bus Rombongan Partai Hanura di Tol Ngawi
Baca juga: Senyum Bahagia Warnai Hari Bhayangkara ke-80 Saat Polres Ngawi Layani Ratusan Anak Khitanan Massal
Saat itu, keduanya bersama 52 penumpang lainnya, termasuk kernet dan sopir, sedang perjalanan dari Jakarta menuju Surabaya.
"Data dari Posko PMI Kabupaten Sragen, ada sepuluh korban yang teridentifikasi. Termasuk dua korban dari (Kabupaten) Mojokerto," ucap Kasi Pelayanan dan Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Mojokerto Didik Sudarsono ke Mili.id.
Baca juga: Bus Transjakarta Tabrak Separator, Arus Lalu Lintas MT Haryono Sempat Tersendat
Sebelumnya, bus ditumpangi rombongan dari Partai Hanura terlibat kecelakaan di Tol Ngawi 554.650 menuju Surabaya, Minggu (4/2/2024) pagi. 3 orang dikabarkan tewas, 1 diantaranya tewas di rumah sakit. Kecelakaan tunggal bus di ruas tol Ngawi itu terjadi pukul 06.17 WIB.
Editor : Aris S
