Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro memberikan arahan kepada ASN (Foto: Nana/mili.id)
Mojokerto - Harga beras premium di pasaran semakin meroket Rp16 ribu per kilogram, hingga stoknya di minimarket maupun supermarket di Kota Mojokerto kosong.
Situasi tersebut membuat Pemkot Mojokerto mengambil kebijakan, di mana seluruh ASN diminta membeli beras premium maupun medium di Bulog saja.
Baca juga: Jamaah Shalawat Nariyah Kota Surabaya Sembelih Hewan Kurban, Wujud Kepedulian dan Kebersamaan
Hal ini berlaku setelah Surat Edaran (SE) Pj Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro (Mas Pj) dikeluarkan pada Selasa (20/2/2024), terkait imbauan seluruh ASN pemkot agar membeli beras di Bulog.
"Biar ASN tidak berebut untuk beli di Alfamart, Indomaret, Superindo, maupun Sanrio. Maka ASN dibatasi pergerakannya. ASN biar mengonsumsi beras dari Bulog saja, baik medium, maupun premium," terang Mas Pj, Selasa (27/2/2024).
Saat ini, suplai beras premium di pasaran, utamanya minimarket maupun supermarket di Kota Mojokerto terganggu dengan harga yang semakin meningkat.
Terganggunya stok di pasaran dan harga yang meroket, disebabkan karena musim panen yang bergeser atau mundur secara nasional.
"Hanya memberi penekanan. Sehingga (ASN) tidak mengurangi yang ada di pasaran karena suplai agak terganggu. Selama ini beras premium adanya di pasar-pasar retail, franchise kaya Alfamart, Indomaret, dan Superindo yang terpusat. Kalau Sanrio stok aman, kan bisa beli langsung ke petani," jelas Kadispora Jatim itu.
Baca juga: Idul Adha Dan Waisak, Tempat Hiburan Sampai Panti Pijat Dilarang Buka di Kota Mojokerto
Langkah ini diambil, juga untuk menyetabilkan harga jual sesuai HET dan menjaga pasokan beras premium maupun medium jelang ramadan, agar kembali normal.
"Pendeknya gitu. Sebelum menjelang ramadan, supaya harga stabil dan pasokan lancar," ungkap Mas Pj.
Sementara Kepala Diskop UKM Perindag, Ani Wijaya mengaku telah memanggil 60 minimarket se-Kota Mojokerto untuk membantu menyuplai beras premium dengan memfasilitasi pertemuan bersama agen-agen besar yang masih memiliki stok beras premium.
Baca juga: Ular Besar Masuk Rumah Warga Magersari, Petugas BPBD Kota Mojokerto Evakuasi dari Bawah Lemari
Hanya saja, puluhan minimarket tersebut tidak berani mengambil barang dari agen-agen, lantaran harga yang di atas HET atau di luar ketentuan.
Alhasil, Diskop UKM Perindag Kota Mojokerto berkirim surat ke Provinsi Jatim, agar Bapanas melakukan perubahan HET sesuai kondisi pergeseran musim panen.
"Artinya beras itu ada, cuman minimarket ini takut meyalahi Bapanas karena HET-nya Rp13.900, takut kena pinalti. Kita sendiri juga mengusulkan ke provinsi supaya Bapanas merubah HET-nya, karena tidak masuk akal saat musim panen bergeser, dan langka," tandas Ani.
Editor : Narendra Bakrie
