Tangkapan layar video CCTV ketika monyet masuk rumah warga
Jember - Seekor monyet ekor panjang terekam CCTV berada dalam ruang makan sebuah rumah di kawasan elite Jember.
Video rekaman CCTV berdurasi 40 detik itu berasal dari salah satu rumah di Komplek Perumahan Sempusari, Jalan Majapahit, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember.
Baca juga: BNI Sudah Laporkan Kasus KUR Jember 441 M Sejak 2024
Salah satu warga, Silvia Sulistyo menyebut bahwa monyet itu sering berkeliaran dan berpindah dari satu rumah ke rumah lainnya.
"Memang ada monyet itu. Awal itu saya diberi tahu suami saya, karena kebetulan ketua RT juga di sini. Jadi selama tiga hari belakangan terlihat ada monyet berkeliaran. Ekornya panjang dan juga besar. Tidak tahu monyet itu dari mana," tutur Silvia, Kamis (7/3/2024).
Menurut Silvia, monyet tersebut sering terlihat berada di atap rumah warga. Beberapa saat duduk, kemudian berpindah.
Baca juga: Kejati Jatim Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi KUR BNI Jember, Kerugian Negara Capai Rp41,4 Miliar
"Kalau yang terekam kamera CCTV, monyet itu masuk ke rumah warga yang pintunya terbuka. Kebetulan masuk lewat pintu belakang katanya. Pemilik rumah saat itu kebetulan keluar, monyet itu tiba-tiba masuk langsung ke ruang makan," jelas dia.
Dalam video CCTV itu, tampak monyet itu memakan satu sisir pisang yang ada di meja makan. Setelah itu, monyet langsung pergi dan melompat ke rumah lainnya.
"Suami saya sudah menghubungi seluruh warga, tidak ada yang memelihara katanya. Setahu kami monyet itu tinggal di salah satu rumah warga yang kosong, sudah lama tidak ditempati. Jadi siang berkeliaran, malamnya ada di dalam rumah kosong itu," jelasnya.
Baca juga: AstonRun 2026 Perkuat Jember Sebagai Destinasi Sport Tourism
Sementara Kepala Seksi 5 Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Banyuwangi, Dwi Putro Subiyanto belum menerima laporan soal adanya monyet liar yang ada di Jember tersebut.
"Adanya monyet di perumahan warga Jember itu, kami belum terima laporan. Tapi biasanya, damkar yang menangkap karena punya alatnya, jaring atau kurungan itu. Nanti baru diserahkan kepada kami," jelas Dwi saat dikonfirmasi.
Editor : Narendra Bakrie
