Gadis di Surabaya Tewas Usai Hindari Ranting Pohon Patah

Gadis di Surabaya Tewas Usai Hindari Ranting Pohon Patah © mili.id

Evakuasi gadis korban kecelakaan di Surabaya (Foto: BPBD Surabaya)

Surabaya - Seorang gadis yang dibonceng ibunya menggunakan motor tewas usai menghindari ranting pohon yang patah akibat hujan angin di Surabaya, Sabtu (9/3/2024).

Gadis itu berinisial SAI (20), warga Tenggilis Mejoyo, Surabaya. Saat itu dia dibonceng, LK (47), ibunya.

Baca juga: Kejari Surabaya Tangkap Ibu-Anak Buron Korupsi Rp4,75 Miliar, Buron Empat Tahun

Kabid Darlog BPBD Surabaya, Buyung Hidayat mengatakan, kecelakaan tunggal tersebut bermula ketika korban bersama ibunya melintas di kawasan Jalan Raya Rungkut Industri menggunakan motor L 4546 ME, sekitar pukul 13.15 WIB.

"Kejadiannya (kecelakaan) pengendara ibu dan anaknya (berboncengan). Saat itu menghindari ranting yang jatuh tepat di depan mereka," jelas Buyung.

LK yang kaget langsung membanting setir untuk menghindari ranting yang terjatuh tersebut. Namun, dia tidak bisa mengendalikan kemudinya hingga membuat keduanya tersungkur di atas paving.

"Pengemudinya terkejut, terus membanting setir ke arah kanan, hingga terjatuh dari kendaraan. Ibu mengalami patah tulang dan anak luka parah di kepala dan kritis," jelasnya.

Buyung mengungkapkan, keduanya sudah dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Royal, ketika petugas BPBD Surabaya tiba di lokasi. Dengan demikian, mereka langsung menuju ke sana untuk mengecek kondisinya.

"Keterangan dari dokter IGD saat tiba di RS Royal, untuk korban pertama kritis dan denyut nadinya sudah melemah. Sehingga sempat dilakukan tindakan pacu denyut jantung," ujarnya.

Baca juga: Gerak Cepat Pemkot Surabaya Sidak Gion Spa, Management Kooperatif

Menurut Buyung, tindakan pacu jantung ke korban tersebut tidak membuahkan hasil. Akhirnya, perempuan tersebut meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan.

Sementara Humas PT Sier, Farida Kristanti menyampaikan bela sungkawa atas peristiwa yang terjadi di lingkungannya.

"PT SIER menyampaikan rasa duka yang mendalam atas meninggalnya korban, akibat kecelakaan tunggal disebabkan ranting pohon yang terjatuh di area Jalan Rungkut Industri Raya," ungkap Farida.

Farida mengaku selama ini telah merapikan setiap pohon yang ada di kawasan industri tersebut. Namun, dia tetap menyesali atas terjadinya kecelakaan hingga korban tewas itu.

Baca juga: Cegah Jukir Tidak Resmi, Dishub Surabaya Tempel Foto Petugas di 819 Titik Parkir

"Keselamatan dan keamanan karyawan, tenant dan masyarakat merupakan prioritas utama. Kami telah melakukan perantingan pohon secara rutin di area yang menjadi tanggung jawab perusahaan," paparnya.

Oleh karena itu, pihak PT SIER saat ini telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk melakukan penyelidikan, terkait penyebab jatuhnya ranting tersebut hingga ganggu pengendara.

"Kami telah melakukan investigasi awal terkait kejadian ini dan bekerja sama dengan pihak berwenang, untuk memastikan penyebab dan mengambil langkah pencegahan di masa depan," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait