Tiga Bocah di Surabaya Teler, Diduga Dicekoki Miras Campur Kecubung

Tiga Bocah di Surabaya Teler, Diduga Dicekoki Miras Campur Kecubung © mili.id

Tiga bocah di Surabaya teler, diduga dicekoki miras campur kecubung (Foto: Tangkapan layar video viral)

Surabaya - Tiga bocah di Surabaya teler bahkan sampai berhalusinasi, diduga setelah dicekoki minuman keras (miras) bercampur kecubung oleh temannya di warung kopi (warkop).

Peristiwa yang terjadi di Krembangan Utara, Surabaya itu viral di media sosial.

Baca juga: PAD Capai 50 Persen, Pemkot Surabaya Cairkan Gaji Ke-13 ASN

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Muhammad Prasetyo membenarkan kejadian tersebut. Katanya peristiwa terjadi pada Senin (11/3/2024) malam. Bahkan tiga korban sudah dimintai keterangan.

"Kemarin anggota sudah mendatangi korban. Untuk korban rencananya diproses visum terlebih dahulu. Namun pihak korban tidak berkenan dan tidak mau melaporkan hal tersebut ke polres," jelas Prasetyo saat dikonfirmasi, Rabu (13/3/2024).

Menurut Prasetyo, awalnya ketiga korban diajak masuk warung oleh pelaku. Di situ, ada minuman pelaku. Dan korban diberi minuman tersebut.

Saat minum, mereka sempat bercanda tawa, hingga akhirnya tiga anak di bawah umur itu tidak sadarkan diri dan berhalusinasi.

Baca juga: Ratusan Juru Parkir Surabaya Dicopot, Dishub Perketat Validasi Petugas Resmi

Prasetyo menambahkan, terkait dugaan campuran kecubung pada miras yang diminum ketiga korban, hal itu belum sampai dibuktikan. Sebab keluarga korban tidak membuat laporan polisi dan telah berdamai.

"Dikarenakan antara korban dengan pelaku saling kenal, mungkin kenakalan kenakalan remaja bercandaan dari mereka. Yang menjadi korban itu tiga orang. Namun kalau terkait diberikan kecubung itu, kita belum lakukan tes laboratorium," bebernya.

Kata Prasetyo, saat ini ketiga korban sudah sehat, setelah mendapatkan pertolongan pertama dari tim rescue gerak cepat di lokasi.

Baca juga: PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya Hadirkan Harapan Baru di Kota Batu, Dukung Jembatan Gantung dan Salurkan Bantuan Pendidikan

"Korban alhamdulillah sehat. Kemudian dari pihak keluarga korban dan juga pelaku sudah melakukan surat pernyataan berdamai bersama. Itu dilakukan di rumah mereka," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait