Imbas Gempa Tuban: Atap Rumah Warga Surabaya Ambruk, 2 Orang Terluka

Imbas Gempa Tuban: Atap Rumah Warga Surabaya Ambruk, 2 Orang Terluka © mili.id

Atap rumah di Jalan Ngaglik Surabaya milik Eni ambruk akibat gempa Tuban (Foto: Wendy/mili.id)

Surabaya - Rumah warga di Surabaya rusak akibat rentetan gempa Tuban, dengan kekuatan terbesar sementara magnitudo 6,6, Jumat (22/3/2024).

Dua orang juga dilaporkan terluka akibat gempa di 132 kilometer (km) TimurLaut Tuban-Jatim, 152 km TimurLaut Rembang-Jateng, 153 km BaratLaut Lamongan-Jatim, dan 175 km BaratLaut Surabaya-Jatim itu.

Baca juga: Dafam Pacific Caesar Surabaya Hadirkan "The Late Shift", Sajikan Pengalaman Kuliner Larut Malam

Kepala BPBD Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, dua rumah yang roboh itu berada di Jalan Ngaglik dan Tambak Adi.

"Rumah roboh ada di Ngaglik, dan di Tambak Adi. Sementara kami masih merekap kerusakan-kerusakan. Yang parah di Tambak Adi ini," jelas Hebi.

Hebi mengungkapkan, ambruknya tembok rumah di Jalan Tambak Adi tersebut menimpa seorang perempuan yang sedang naik motor. Saat ini, korban sudah dievakuasi ke rumah sakit.

"Iya (korban) kejatuhan, mungkin kena genting, sudah dievakuasi ke rumah sakit. Kurang tahu rumah sakit mana dan detailnya seperti apa. Belum ada laporan ke kami," ungkap Hebi.

Baca juga: Tangis Janda Bongkar Dugaan Pungli Sewa Lahan Aset Pemkot, Camat Mulyorejo Ultimatum LPMK Kalijudan

Sementara korban lain adalah Eni, warga Jalan Ngaglik, Tambaksari. Ketika itu ia sedang berjualan takjil, tiba-tiba dikagetkan dengan atap rumahnya yang ambruk.

"Saya jualan, terus ada gempa, goyang semua. Orang-orang semuanya lari, aku sempat bingung, ini kenapa? Akhirnya saya larinya terlambat," jelas dia.

Eni tertimpa atap bagian depan bangunan yang ambruk tersebut. Namun, dia merasa tidak mengalami cedera serius dan tetap melanjutkan untuk berjualan takjil.

Baca juga: Dugaan Pungli Kalijudan Meluas, Pedagang Bongkar Dugaan Sewa Lahan Aset

"Kaki dua ini kejatuhan tembok itu (menunjuk atap. Dibantuin sama warga sini tadi. Enggak parah, ini bisa jualan lagi," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait