Konsep Awal Dokumen Produk Strategis Diapresiasi Menhan Prabowo

Konsep Awal Dokumen Produk Strategis Diapresiasi Menhan Prabowo © mili.id

Menhan Prabowo Apresiasi konsep awal dokumen pertahanan negara yang digagas tim pokja workshop/Foto dok Kemenhan

Mili.id - Konsep awal dokumen strategis pertahanan negara yang dipaparkan tim pokja workshop dokumen strategis pertahanan mendapatkan apresiasi Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. 

Dokumen strategis pertahanan yang akan dihasilkan nantinya akan mencakup doktrin, strategi, dan postur pertahanan negara.

Baca juga: Tinjau Proyek di PAL, Menhan RI: Terima Kasih atas Dedikasi dan Prestasi

Adapun tim Pokja workshop terdiri dari 40 perwira tinggi dari Mabes TNI, TNI AD, TNI AL, TNI AU, dan Universitas Pertahanan (Unhan) di Kemhan RI, Jakarta, Senin (27/12) sebagai produk awal dari proses pembuatan dokumen strategis.

“Konsep sudah dan masih butuh pertimbangan lagi, butuh pematangan, diperinci apa yang perlu dipertajam,” kata Menhan Prabowo. dikutip Selasa, (28/12). 

Baca juga: Momen Menhan Prabowo Terima Penghargaan Militer Tertinggi dari Singapura

Penyusunan dokumen strategis merupakan upaya penyempurnaan cetak biru kekuatan pertahanan negara dalam rangka menyiapkan dan mengantisipasi semua bentuk ancaman dan kemungkinan terburuk.

Selanjutnya, konsep awal ini akan diperdalam oleh Kemhan dan tim pokja hingga menjadi dokumen strategis pertahanan negara sebagai buah dari sinergi antara stakeholders pertahanan di lingkungan TNI.

Baca juga: 3 Parpol Bersaing Jadi Pilihan Milenial, Elektabilitas Ganjar Jauhi Prabowo

Menhan Prabowo pun berharap kelompok kerja gabungan seperti ini tetap ada ke depannya guna mempertahankan sinergitas yang sudah terbangun.

“Orang bisa diganti, tapi proyeksi kita tetap berjalan. Kita keluar dari pikiran lama bahwa dalam waktu 30 tahun sampai 40 tahun Indonesia tidak akan terjadi perang,” ujar Menhan Prabowo.

Editor : Redaksi



Berita Terkait