Giliran Mahasiswa Demo di Polda Jatim, Blokade Frontage A Yani Surabaya
Sabtu, 30 Agu 2025 12:58 WIBDari pantauan di lapangan, massa aksi mengenakan almamater dari kampus masing-masing.
Dari pantauan di lapangan, massa aksi mengenakan almamater dari kampus masing-masing.
Demo rusuh terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, Jumat (29/8/2025) hingga sekitar pukul 03.00 WIB, Sabtu (30/8/2025).
Mereka bukan hendak berdemo. Melainkan melihat kondisi terkini gedung negara itu.
Pertandingan BRI Liga 1 antara Persib Bandung melawan Borneo FC yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), dan PSM melawan Persebaya, Minggu (31/8/2025), resmi ditunda.
Demo ini digelar berawal dari tragedi meninggalnya Affan Kurniawan, driver ojek online yang dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob hingga meninggal dunia pada Kamis (28/8/2025) malam di Jakarta.
Massa juga merusak tenda-tenda di depan mapolsek. Anarkisnya lagi, massa merangsek ke dalam ruang SPKT. Sepeda angin yang berada di halaman mapolsek juga dirusak.
Pendaftaran Besiswa Pemuda Tangguh Surabaya berlangsung mulai 29 Agustus hingga 8 September 2025.
Api tampak berkobar, membakar seluruh bagian dari dari Pos Polisi Taman Bungkul tersebut.
Aksi solidaritas itu dilakukan sebagai bentuk belasungkawa atas meninggalnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojol yang diduga menjadi korban kekerasan oknum aparat kepolisian di Jakarta.
Sebelumnya massa pendemo berhasil dipukul mundur dari depan Grahadi Jalan Gubernur Suryo Surabaya.
Mereka berkumpul dan bakar-bakar. Sedangkan barisan polisi berjaga dari kejauhan, tepatnya di depan TP Surabaya.
Massa coba ditenangkan oleh sejumlah TNI. Sedangkan aparat kepolisian juga bersiaga.
Asap pekat masih menyelimuti langit Grahadi. Sisa-sisa gas air mata yang ditembakkan polisi juga masih terasa pedih.
Lemparan molotov itu mengenai sejumlah motor yang terpakir di dalam Gedung Grahadi hingga terbakar.
Namun saat motor tersebut terbakar terlihat api dan asap hitam membumbung tinggi, terlebih deretan motoryang terbakar itu berada di belakang pohon besar yang ada di Halaman Gedung Negara Grahadi