Jemaah Haji asal Bondowoso Meninggal di Pesawat, Kloter 50 Berhenti Teknis di Oman

Jemaah Haji asal Bondowoso Meninggal di Pesawat, Kloter 50 Berhenti Teknis di Oman © mili.id

Ilustrasi

Bondowoso - Seorang jemaah haji asal Kabupaten Bondowoso meninggal dunia di dalam pesawat dalam perjalanan ke Indonesia, Jumat (5/7/2024).

Jemaah haji atas nama Sutima itu masuk dalam kelompok terbang (kloter) 50.

Baca juga: Pesawat Amfibi Jatuh dan Terbakar di Perairan Washington, Seluruh Penumpang Berhasil Dievakuasi

Informasinya, almarhumah merupakan warga Desa Pakuwesi, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah pada Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bondowoso, Suharyono membenarkan peristiwa itu.

"Kami informasikan penerbangan SUB50 SV5194/05JUL dari MED ke SUB ada teknis berhenti di Muscat, Oman," tulis Suharyono melalui pesan singkat dikutip Mili.id, Jumat (5/7/2024).

"FYI ada penumpang sakit (Mrs. SUTIMA) dengan nomor paspor Indonesia E6785583. KURSI 28J. TKT 065-2165414796," tambahnya.

Sebelum meninggal dunia, Sutima sempat diperiksa oleh dokter klinik Apron, namun beberapa saat kemudian, Sutima menghembuskan napas terakhir.

"Jenazah dibawa ke rumah sakit di Muscat, Oman," sebut Suharyono.

Baca juga: Polres Bondowoso Amankan DPO Kasus Curanmor di Tol Kalikangkung Jawa Tengah

Kemenag Kabupaten Bondowoso kemudian menghubungi Kedutaan Besar Indonesia yang ada di Oman.

"Penumpang tersebut di-offload dengan 1 pendamping keluarganya (Putri). Ibu Kamalia - PASSPORT NO E6785514 Warga Negara Indonesia SEAT 23F (TKT 065-2165414779)," terangnya.

Burhan Miftah, jemaah haji asal Bondowoso yang satu pesawat dengan almarhumah menjelaskan kronologinya.

"Sepengetahuan saya, saat itu almarhumah terjatuh di kamar mandi. Kemungkinan besar beliau terkena serangan jantung," jelas Burhan.

Baca juga: HUT Bhayangkara ke-80, Polres Bondowoso Gelar Khitanan Massal dan Cek Kesehatan Gratis di Prajekan

Peristiwa nahas tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 06.15 waktu Oman.

"Kalau waktu Indonesia sekitar jam 10.15 WIB pagi tadi," sebutnya.

Karena tragedi itu, pesawat yang ditumpangi jemaah lalu berhenti teknis di Bandara Muscat, Oman.

"Sampai sekarang jenazah masih ada di rumah sakit Oman," tutur Burhan.

Editor : Aris S



Berita Terkait