Untag Sukses Gelar Konferensi Internasional KRA XI, Hadirkan Pembicara dari 6 Negara

Untag Sukses Gelar Konferensi Internasional KRA XI, Hadirkan Pembicara dari 6 Negara © mili.id

Konferensi Internasional KRA XI 2024. (Istimewa)

Surabaya - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya bersama Ikatan Akuntan Indonesia Kompartemen Akuntan Pendidik sukses mengelar konferensi Internasional KRA XI 2024. Ratusan peserta dari 45 perguruan tinggi berbagai negara hadir dalam kegiatan ini.

Kegiatan yang mengusung “The Role of Accounting in Transforming the World Towards Sustainable Development with 5P (People, Planet, Prosperity, Peace, Partnership): Spirit of Patriotism!!!” berlangsung pada 17-18 Juli 2024 di Gedung Wiyata kampus setepat.

Rektor Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Mulyanto Nugroho dan Ketua IAI Dian Agustia secara langsung membuka konferensi yang merupakan wadah akademisi, praktisi, peneliti dan mahasiswa sarana berbagi pengetahuan dan gagasan inovatif itu.

Dian mengatakan, pentingnya kontribusi akademisi dan profesional dalam pengembangan penelitian akuntansi yang signifikan.

"Dengan semangat patriotisme, diharapkan para akuntan dapat terus berkontribusi secara signifikan dalam menciptakan masa depan yang lebih baik bagi semua," ungkap Dian Agustin.

Keynote speaker pertama, Ketua DPN IAI Ardan Adiperdana menyampaikan, bahwa semangat patriotisme dapat mendorong akuntan untuk terus berkontribusi dalam menciptakan dunia yang lebih berkelanjutan dan adil.

Panel seminar pertama yang bertajuk “Panel Seminar with Reviewers at High Quality Journals” menghadirkan narasumber internasional seperti Noorlailie Soewarno, dari Universitas Airlangga, Zalailah Salleh dari Universiti Malaysia Terengganu, dan John Nowland dari Illinois State University, US.

Mereka menekankan pentingnya ketekunan dan persiapan yang baik dalam menulis jurnal untuk meningkatkan dampak dan kualitas penelitian.

Panel seminar kedua mengusung tema “The Role of Accounting in Transforming The World Towards Sustainable Development with 5P: Spirit of Patriotism!”. Narasumber seperti Slamet Riyadi, dari Untag Surabaya, Ferry Jie, dari Edith Cowan University Australia, dan Shaista Wasiuzzaman dari Universiti Teknologi Brunei.

Mereka berbicara tentang berbagai aspek akuntansi berkelanjutan, termasuk kerangka kerja 5P dan penelitian masa depan dalam rantai pasok berkelanjutan.

Slamet Riyadi memaparkan tentang Sustainability Accounting dan bagaimana kolaborasi kerangka kerja 5P dengan semangat patriotisme dapat mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan.

Ferry Jie menguraikan Sustainability Supply Chain Framework, menyoroti pentingnya riset masa depan dan peluang dalam rantai pasok yang berkelanjutan. Shaista Wasiuzzaman membahas Board Gender Diversity dan kinerja ESG di wilayah ASEAN, serta peran efektivitas pemerintah dan kualitas regulasi dalam meningkatkan kinerja ini.

Anggota Dewan Komisioner OJK, Agusman, sebagai keynote speaker kedua membahas peran OJK sebagai regulator dalam menjaga stabilitas sistem keuangan dan meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia.

“OJK berkomitmen dalam menjaga stabilitas sistem keuangan di Indonesia melalui berbagai inisiatif dan regulasi, serta upaya untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan serta mendorong keuangan berkelanjutan,” tegas Agusman.

Hari pertama konferensi diakhiri dengan Gala Dinner yang diadakan di kantor Pemerintah Kota Surabaya dan dihadiri oleh Walikota Surabaya, Eri Cahyadi.

Pada hari kedua, seminar paralel mencakup berbagai topik seperti Akuntansi Manajemen, Akuntansi Keuangan, Sistem Informasi, Pengauditan, Perpajakan, Akuntansi Sektor Publik, Akuntansi Syariah, Good Corporate Governance, dan Environment Social Governance (ESG).

Narasumber dari luar negeri seperti Miyu Uehara (Kanda University International Studies Jepang) dan Muhammad Safdar (mahasiswa S-3 Universitas Airlangga dari Pakistan) juga turut memberikan pemaparan.

Lindawati Gani dari DPN IAI, juga memberikan pemaparan tentang peningkatan kompetensi dan sertifikasi IAI. Konferensi ini ditutup dengan upacara penutupan dan pemberian penghargaan, termasuk pengumuman Best Paper International Conference KRA XI 2024.

Baca juga: Linimasa yang Sama, Risiko yang Tidak Setara: Teknologi Media dan Bayang KBGO di Indonesia

Editor : Achmad S



Berita Terkait