Foto : PCU for Mili.id
Surabaya - Petra Christian University (PCU) Choir, berhasil meraih tiga gelar juara sekaligus pada tiga kategori yang berbeda dalam ajang 8th Singapore International Choral Festival 2024.
Tiga gelar itu diantaranya Gold Champion pada kategori Equal Voice (Female) 25 years and below, Gold Champion di kategori Folklore, dan Gold 1st Runner Up untuk kategori Mixed Choir under 25 years and below.
Baca juga: DPRD Surabaya Minta Definisi Pekerja Rentan Segera Diperjelas
“Ini sebuah loncatan prestasi yang luar biasa. Kami mengapresiasi dedikasi dan usaha para mahasiswa. Sebab diperlukan ketahanan mental, ketekunan, dan kerja keras yang ekstra di tengah kesibukannya menyelesaikan tugas kuliah,” Aris Sudibyo kata Kepala Program Pengembangan Musik Gerejawi PCU yang menaungi PCU Choir, Senin (5/8/2024).
Di balik prestasi gemilang ini, perjuangan panjang penuh tantangan selalu dihadapi oleh 40 anggota PCU Choir ini dengan persiapan matang dengan berlatih intensif setiap hari selama enam bulan lamanya, bahkan mereka harus menyisihkan waktu di tengah padatnya jadwal kuliah.
“Dengan prestasi yang membanggakan ini, semoga PCU Choir bisa menjadi paduan suara level dunia dan mampu mendongkrak gairah berpaduan suara mulai dari Surabaya, Jawa Timur, hingga Nasional, serta menjadi inspirasi bagi banyak Paduan Suara di dunia,” tandas Aris.
Sementara itu, Onny Prihantono yang merupakan konduktor PCU Choir sekaligus kapten dalam kompetisi ini mengatakan bahwa latihan tidak hanya fokus pada teknik vokal, tapi juga pada aspek interpretasi dan penyampaian emosi dalam setiap lagu.
Baca juga: Linimasa yang Sama, Risiko yang Tidak Setara: Teknologi Media dan Bayang KBGO di Indonesia
“Latihan dilakukan hingga malam hari setiap Senin hingga Jumat selama 7-10 jam. Kami berlatih mulai dari latihan fisik, pernafasan, membaca nada, ritme, ketukan, penguasaan lagu, penghayatan lagu, hingga koreografinya untuk mendukung lagu, khususnya di lagu-lagu daerah,” rinci Onny.
Melihat perjuangannya mereka mampu bersaing dengan paduan suara baik dari Indonesia, Singapore, China, Philippines, Thailand, Taipei, dan Hongkong.
"Banyaknya tantangan bukan berarti tak bisa dilewati. Selain tantangan kompetitor dari mancanegara, tantangan hal logistik juga harus kami persiapkan bersyukrnya kampus dan para orang tua mahasiswa hingga alumni PCU Choir juga turut ambil bagian dalam mendukung penuh perjuangan kami," urainya.
Baca juga: Pemkot Surabaya Ancam Pemberi Upah Abai Lindungi Pekerja
Secara keseluruhan, PCU Choir mempersiapkan 10 lagu dalam kompetisi. Lagu-lagu itu ialah Der Wassermann, Lux Aeterna, Las Amarillas, Deliver Me O Lord, Fair Phylis I Saw, Sahut Namaku, Bungong Jeumpa (Aceh), Soleram (Riau), Hela Rotane (Ambon), dan Pal-So Seong (8 Laughing Voices-Korea).
Kesepuluh lagu itu memiliki corak yang berbeda-beda dan bernilai tinggi jika dibawakan dengan sempurna. Terbukti, lagu-lagu yang dibawakan dengan penuh detail dan perfection ini mampu menciptakan impresi artistik yang tinggi dengan nilai 90 dari maksimal 100 poin.
Editor : Aris S
