Ilustrasi/mili.id
Surabaya - Belum genap satu bulan, tiga aksi bunuh dengan cara lompat dari ketinggian gedung, terjadi di Surabaya.
Bunuh diri hingga membuat korbannya tewas itu terjadi dalam rentang waktu 18 September hingga 13 Oktober 2024.
Baca juga: PKS Semprot OPD Surabaya, Respons Lambat Dinilai Hambat Pelayanan Publik
UC Surabaya
Peristiwa pertama terjadi di Universitas Ciputra (UC) Surabaya pada Rabu (18/10/2024).
Mahasiswi yang tewas bunuh diri itu berinisial SN (22), asal Greenland, Menganti, Gresik.
Gadis itu tewas usai lompat dari lantai 22 kampus UC Surabaya sekitar pukul 05.30 WIB.
UK Petra Surabaya
Peristiwa kedua terjadi di Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya.
Korbannya adalah mahasiswa berinisial RD (23). Dia tewas bersimbah darah, diduga lompat dari lantai 12 gedung kampusnya pada Selasa (1/10/2024).
Baca juga: Saksi: Ranto dan Agustin Yakinkan Investasi, Rp5 Miliar Masuk Rekening Perusahaan
Sebelum tewas bunuh diri, korban sempat memposting kata 'Thank You' melalui Instastory-nya.
Hotel Morazen Surabaya
Peristiwa ketiga terjadi di Hotel Morazen Jalan Kayoon Surabaya.
Pria berinisial H (55) tewas usai lompat dari lantai 21 bar Hotel Morazen Surabaya pada Minggu (13/10/2024) petang.
Sebelum lompat, korban disebut sempat memesan minuman di bar hotel. Dia lalu mengucapkan kata 'Selamat Tinggal' kepada salah satu saksi di lokasi.
Baca juga: DPRD Desak Pemkot Mediasi Polemik Kos Empat Lantai Mulyorejo
*Informasi di atas tidak ditujukan untuk menginspirasi siapapun melakukan tindakan serupa. Bila merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasi ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Editor : Narendra Bakrie
