Pelajar SMP 7 Mojokerto yang Tewas Terseret Ombak Pantai Drini Jadi 4 Orang

Pelajar SMP 7 Mojokerto yang Tewas Terseret Ombak Pantai Drini Jadi 4 Orang © mili.id

Proses pemakaman jenazah salah satu pelajar SMPN 7 Kota Mojokerto pada Selasa (27/1/2025) malam (Foto: Nana/mili.id)

Mojokerto, mili.id - Pelajar SMP 7 Mojokerto yang tewas terseret ombak Pantai Drini, Gunungkidul, Yogyakarta jadi 4 orang.

Korban keempat yang ditemukan Tim SAR gabungan Gunungkidul dalam kondisi tewas itu RYP (13), pelajar Kelas 7C SMPN 7 Kota Mojokerto.

Baca juga: BPBD Mojokerto Mulai Distribusi Air Bersih ke Tiga Desa Terdampak Kemarau, Layani 2.776 KK

RYP ditemukan sekitar pukul 07.30 WIB, Rabu (28/1/2025), di sekitar palung laut yang tidak jauh dari tempat penemuan tiga jenazah pelajar sebelumnya.

Ketiga pelajar yang sebelumnya juga ditemukan tewas adalah AAA, RYP, dan MYA, semuanya dari kelas 7C.

"Pagi tadi korban ditemukan, dan jasadnya dievakuasi ke RSUD Gunung Kidul untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan didampingi orangtuanya," jelas Pj Wali Kota Mojokerto, Moh. Ali Kuncoro.

Ali Kuncoro menyebut bahwa berpulangnya 4 pelajar ini meninggalkan duka mendalam.

Baca juga: Warga Kunjorowesi Bertahan dengan Mandi Sekali Sehari, Air Bersih Diprioritaskan untuk Memasak

"Semoga dengan ditemukannya jenazah korban terakhir ini, bisa memberikan kelegaan bagi keluarga yang bisa diberikan penghormatan terakhir dengan pemakaman sebagaimana disyariatkan," tambahnya.

Ali Kuncoro menjelaskan, penemuan korban keempat ini berhasil berkat sinergi semua pihak. Khususnya Tim SAR Gunungkidul, pemkab setempat dan semua relawan.

"Atas bantuan semua pihak, khususnya tim SAR dan para relawan, saya atas nama pribadi, Pemerintah Kota Mojokerto dan seluruh keluarga maturnuwun sanget, sudah mengerahkan segenap upaya untuk membantu dalam pencarian. Semoga keihlasan panjenengan mendapat pahala berlimpah dari Allah SWT," tuturnya.

Baca juga: Tunggakan Retribusi Pasar Hampir Rp1 Miliar, Pemkab Mojokerto Tempel Stiker Peringatan di Kios Penunggak

Petaka itu terjadi pada Selasa (28/1/2025) pagi, ketika rombongan SMPN 7 Kota Mojokerto melaksanakan outing class.

Dari 257 pelajar yang ikut dalam rombongan, 13 di antaranya terseret ombak laut selatan itu. 9 pelajar selamat, 4 lainnya tewas.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait