Mili.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk mengabdikan sisa hidupnya bagi rakyat saat menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026).
Di hadapan ribuan buruh yang memadati lokasi acara, Prabowo menyampaikan pidato penuh semangat dan emosional. Ia menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan rakyat kepadanya akan dibalas dengan pengabdian total.
Baca juga: Prabowo Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Tinjau Pasukan di Satlat Brimob Cikeas
“Saudara memberi mandat kepada saya dan percayalah saya akan memberi segalanya untuk membela rakyat saya. Sisa hidup saya adalah untuk rakyat,” ujar Prabowo.
Dalam pidatonya, Prabowo juga mengungkap perjalanan panjangnya hingga akhirnya terpilih sebagai presiden. Ia mengaku pernah mengalami empat kali kekalahan dalam kontestasi pemilihan presiden, namun tetap mendapat dukungan dari kelompok buruh, petani, dan nelayan.
Menurutnya, dukungan tersebut menjadi alasan kuat untuk terus memperjuangkan kesejahteraan masyarakat kecil. Ia pun menginstruksikan seluruh jajaran menteri di kabinetnya agar setiap kebijakan yang diambil harus berpihak kepada rakyat.
Baca juga: Prabowo di Hari Bhayangkara ke-80: Polri Harus Jadi Pelindung Rakyat dan Kompas Moral Bangsa
“Kalau kebijakan itu menguntungkan rakyat kecil, laksanakan. Jangan ragu,” tegasnya.
Tak hanya retorika, Prabowo juga menyampaikan sejumlah janji konkret untuk meningkatkan kesejahteraan buruh. Pemerintah berkomitmen menyediakan fasilitas penitipan anak (daycare) serta membangun hunian layak dengan target minimal satu juta rumah bagi pekerja.
Ia menjelaskan, pembangunan perumahan tersebut akan difokuskan di dekat kawasan industri guna mempermudah akses pekerja. Selain itu, kawasan hunian akan dilengkapi fasilitas pendidikan, kesehatan, hingga sarana olahraga.
Baca juga: Prabowo Kumpulkan 2.600 Akademisi, Dorong Kampus Jadi Motor Kemajuan Bangsa
Di sektor transportasi, pemerintah juga tengah mengkaji pemberian subsidi bagi buruh melalui skema kartu khusus agar biaya mobilitas menjadi lebih terjangkau.
Peringatan May Day 2026 ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum bagi pemerintah untuk menegaskan arah kebijakan yang lebih berpihak kepada pekerja sebagai salah satu pilar utama pembangunan nasional.
Editor : Redaksi
