Mili.id – Pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gerakan Ojol Indonesia Bersatu (GOIB) menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Silang Selatan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Kamis (2/7/2026). Aksi tersebut dilakukan untuk menyampaikan sejumlah tuntutan terkait kesejahteraan mitra pengemudi.
Koordinator Aksi GOIB, Irfan Smandu, mengatakan demonstrasi dimulai pada pukul 13.00 WIB dengan titik kumpul di kawasan Lapangan Banteng sebelum massa bergerak menuju Monas.
Baca juga: Polisi Bagikan Air dan Roti kepada Massa Guru Madrasah di Depan DPR
Menurut Irfan, aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi para pengemudi terkait implementasi kebijakan pemerintah mengenai transportasi online, termasuk penerapan potongan komisi sebesar 8 persen yang diharapkan berlaku untuk seluruh layanan aplikasi.
Ia menegaskan keikutsertaan para pengemudi dilakukan secara sukarela tanpa adanya paksaan maupun dukungan dari pihak tertentu. GOIB juga tidak menginstruksikan para mitra untuk melakukan aksi mematikan aplikasi (off bid) secara massal.
Baca juga: Ketua DPRD Surabaya: Unjuk Rasa yang Tertib, Kita Jaga Suasana Damai
"Kami datang murni sebagai pengemudi ojol yang ingin menyampaikan aspirasi. Tidak ada yang memaksa dan tidak ada pihak yang menunggangi aksi ini," ujarnya.
Selain menuntut pemberlakuan potongan komisi 8 persen secara menyeluruh, massa aksi juga mendesak pemerintah segera menerbitkan Lembar Negara atas Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026.
Baca juga: Antisipasi Aksi Unjuk Rasa, Sebagian SMA/SMK di Jatim Akan Ujian Secara Daring
Tak hanya itu, para pengemudi meminta pemerintah menjamin ketersediaan BBM subsidi jenis Pertalite yang dinilai semakin sulit diperoleh di sejumlah daerah.
GOIB berharap aspirasi tersebut mendapat perhatian pemerintah agar kebijakan yang diterapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para mitra pengemudi tanpa mengurangi kualitas layanan kepada masyarakat.
Editor : Redaksi
