Mili.id – Polres Pelabuhan Tanjung Perak terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan produktif. Salah satu upayanya diwujudkan dengan memanen ubi ungu yang dibudidayakan di lahan jagung di Jalan Tambak Wedi Baru I, Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Surabaya.
Kegiatan panen tersebut melibatkan Kapolsek Kenjeran beserta jajaran, personel Polsek Kenjeran, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tambak Wedi, serta petani dari Kelompok Tani Nandur Makmur.
Baca juga: Modus Pinjam Telepon, Ponsel Wanita Surabaya Raib Dibawa Pelaku
Kolaborasi ini menjadi bentuk sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas lahan.
Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, menjelaskan bahwa budidaya ubi ungu merupakan inisiatif Polri yang dijalankan bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Kelompok Tani Nandur Makmur di lahan seluas sekitar 200 meter persegi.
"Penanaman ubi ungu ini merupakan bentuk inovasi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan produktif bersama PPL dan Kelompok Tani Nandur Makmur," ujar Iptu Suroto, Senin (27/7).
Ia mengungkapkan, sebanyak 20 tanaman ubi ungu ditanam sejak Agustus 2025. Setelah menjalani masa tanam sekitar 11 bulan, 10 tanaman berhasil dipanen dengan total hasil sekitar 30 kilogram.
Baca juga: Truk Halangi Badan Jalan, Mobilitas Warga Terganggu
Sementara itu, 10 tanaman lainnya gagal berkembang akibat cuaca panas ekstrem dan serangan penyakit tanaman. Meski demikian, hasil panen tersebut dinilai cukup baik dan akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan keberhasilan budidaya pada musim tanam berikutnya.
Menurut Iptu Suroto, hasil panen tidak hanya memberikan nilai ekonomis, tetapi juga dimanfaatkan untuk mendukung keberlanjutan program ketahanan pangan.
Sebagian hasil panen dijual kepada masyarakat sekitar melalui Kelompok Tani Nandur Makmur guna memperkenalkan manfaat ubi ungu, sementara sebagian lainnya disiapkan sebagai bibit untuk penanaman kembali.
Baca juga: Polsek Kenjeran Sikat Komplotan Pencuri AC Kenpark, Otak Pelaku Berusia 19 Tahun
"Harapannya program ini terus berkelanjutan sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional," katanya.
Selain memiliki nilai ekonomi, ubi ungu juga dikenal sebagai komoditas pangan yang kaya manfaat bagi kesehatan. Kandungan antioksidannya membantu menangkal radikal bebas, sedangkan kandungan seratnya baik untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan.
Program ini diharapkan menjadi contoh pemanfaatan lahan produktif yang mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Editor : Redaksi
