TOP! Jatim Juara Umum LKS SMK Nasional XXXI 2023

TOP! Jatim Juara Umum LKS SMK Nasional XXXI 2023 © mili.id

Jatim Juara Umum LKS SMK Nasional XXXI 2023 (Foto: Pemprov Jatim)

Surabaya - Provinsi Jawa Timur menjadi juara umum Lomba Kompetisi Siswa (LKS) SMK Nasional XXXI 2023, setelah memborong 29 medali.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menerima langsung trophy juara umum dari Sesditjen Pendidikan Kemendikbud RI Suryadi saat penutupan LKS SMK Nasional di Dyandra Convention Center Surabaya, Jumat (27/10/2023).

Baca juga: Penangkapan 24 Demonstran, LBH Soroti Hak Hukum

Khofifah merinci, gelar juara umum yang dibawa pulang Jatim adalah 16 medali emas, 3 perak, dan 10 perunggu.

"Terima kasih atas ikhtiar seluruh pihak. Seluruh anak-anakku, para guru, pendamping, mentor, kepala sekolah, Kadis Pendidikan Provinsi Jawa Timur dan semuanya. Trophy juara umum ini untuk panjenengan semua," terang Khofifah dalam siaran pers yang diterima redaksi, Sabtu (28/10/2023).

Ia pun memberi motivasi pada seluruh siswa agar prestasi ini menjadi pelecut semangat seluruh siswa SMK Jatim ke depannya untuk semakin mengembangkan potensi dan kreativitas. Bahkan ia juga meminta siswa SMK untuk semakin membangun koneksi dan integrasi dengan dunia usaha dan dunia industri.

"Persiapan LKS ini dilakukan sangat komprehensif. Peserta harus magang ke pabrik-pabrik, ke perusahaan-perusahaan tertentu untuk bisa memastikan bahwa dirinya memang memiliki keunggulan dan siap mengikuti LKS," jelas dia.

Khofifah menegaskan, sejatinya seluruh peserta LKS SMK XXXI adalah juara. Ini karena, atas seluruh dedikasi, kontribusi, kerja keras, dan semangat yang sudah diberikan baik selama persiapan maupun selama pelaksanaan lomba.

"Anak-anak sekalian peserta LKS SMK pada dasarnya semua you are the champion, kalian semua adalah juara. Besok hari Sumpah Pemuda dan kalian sudah memberikan yang terbaik baik orang tua, sekolah, dan bangsa," terangnya.

Khofifah menambahkan bahwa para siswa yang terpilih menjadi juara satu akan menjadi duta LKS Nasional ke World Skill Competition (WSC) 2024 di Perancis.

Para siswa terpilih juga akan diberikan pemggemblengan khusus lewat berbagai pelatihan sebagai pembekalan berkompetisi di WSC dan tentu akan dilakukan tes kualifikasi oleh Kemendikbud RI.

"Selanjutnya kami berharap bahwa sesuai dengan SOP Kemendikbud, para juara 1 ini akan menjadi kontingen negara untuk dikirimkan di WCS. Sehingga perlu untuk terus diberikan penguatan dari skillnya termasuk soft skill untuk mengikuti WCS 2024 yang akan dilaksanakan di Perancis," sambungnya.

Baca juga: Hari Bhayangkara Ke-80, Khofifah Apresiasi Dedikasi Humanis Polri

Khofifah berpesan agar terus membawa semangat saat kembali ke daerah dan sekolah masing-masing. Karena menurutnya, para siswa peserta LKS SMK ini merupakan manusia-manusia kuat dan hebat yang dimiliki Jatim.

"Bawalah semangat bahwa kalian adalah manusia-manusia yang kuat, manusia hebat yang dimiliki oleh Indonesia. Kepada peserta dari seluruh Indonesia, bawa pulang kesan yang baik-baik. Kembalilah sebagai champion," ujar dia.

Khofifah juga berpesan agar seluruh kontingen LKS SMK Nasional bisa kembali berkunjung ke Jatim. Karena Jatim memiliki dua wisata berkelas dunia, yaitu Blue Fire di Gunung Ijen Banyuwangi dan oksigen terbaik dunia di Pulau Gili Iyang, Sumenep. Belum lagi keindahan Gunung Bromo, serta aneka kuliner khas Jawa Timur.

"Selamat kembali di daerah masing-masing, semoga kenangan indah yang dibawa kembali dari Bumi Majapahit. Sampaikan salam hormat kepada orang tua dan guru-guru masing-masing. Semoga mereka semua dalam keadaan sehat," ungkapnya.

Sementara Sesditjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud RI, Suryadi mengatakan bahwa pengembangan SDM melalui pendidikan vokasi menjadi kebutuhan di era revolusi indsatri 4.0 dan era society 5.0. Untuk itu, diperlukan keseriusan seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan pengembangan vokasi menjadi agenda utama.

Baca juga: Viral Video Rumdis Kajari Tuban Digeledah, Kejati Langsung Membantah

"Upaya ini juga mendukung cita-cita Indonesia Emas 2045. Di mana, juga diperlukan ekosistem yang mendukung dari kolaborasi elemen pentahelix untuk mengawal talenta berprestasi ini di masa mendatang," ujarnya.

Melalui even LKS SMK Nasional ke-31 ini, ia berharap agar menjadi ajang untuk terus mengasah potensi dan ketrampilan agar menjadi mandiri dan berdaya saing.

"LKS ini adalah salah satu wadah untuk menggali kemampuan kalian. Yakinlah ketika memasuki Indonesia Emas 2045, kalian lah yang akan menjadi aktor utama pembangunan, mengisi kemerdekaan dan mewujudkan Indonesia berkesejahteraan," tuturnya.

"Terima kasih atas dukungan seluruh peserta, utamanya SMK-SMK di Jawa Timur. Terus junjung tinggi kejujuran, anda semua adalah juaranya," pungkas Suryadi.

 

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait