Jemaah Salat Ied di Majid Al-Akbar Surabaya (Foto: Wendy/mili.id)
Surabaya - Momen unik mewarnai jemaah yang mengikuti Salat Ied 1445 Hijriah di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Rabu (10/4/2024).
Usai melaksanakan ibadah Salat Idul Fitri 2024, petugas menerima sejumlah laporan dari para jemaah.
Baca juga: The Alana Surabaya Rayakan Anniversary Dengan Donor Darah Kemanusiaan
Humas Masjid Al Akbar Surabaya, Helmy M. Noor mengatakan, pihaknya menerima laporan seorang jemaah perempuan yang kehilangan suaminya. Selain itu, ada juga yang melapor kehilangan anak.
"Jadi tadi ada ibu yang saya tanyai dari pintu mana? 'Pintu 3', 'lho sekarang berapa?', '23'. 'Dari 3 ke 23 lho jauh, ibu balik lagi ke pintu 3," katanya.
Menurutnya, hal itu terjadi lantaran pernak-pernik masjid tersebut yang nyaris mirip satu dengan lainnya. Selain itu, Masjid terbesar nomor 2 di Indonesia ini memiliki 45 pintu masuk.
Baca juga: 832 Usaha di Surabaya Belum Kantongi Izin Parkir, Pemkot Percepat Penertiban
"Jadi, mereka kemudian saya tanya, ibu kembali aja pintu nomer berapa. Sebenarnya kalau janjiannya di pintu itu enak, karena ini kan ada 45 pintu. Kalau mereka masuknya ke pintu 3 kalau keluarnya ke pintu 20 ya jauh," tambahnya.
Atas adanya aduan tersebut, Helmy menilai mayoritas jemaah yang merasa kehilangan anggota keluarga itu belum paham pemetaan akses keluar masuk di Masjid tersebut.
"Makanya, pahami dulu pintu-pintunya biar mudah untuk in-out," lanjut Helmy.
Baca juga: Pemkot Surabaya Perketat Penertiban Parkir Usaha, Area Tanpa Izin Disegel
Jalan pintasnya, mereka kemudian membuat laporan kepada petugas yang berjaga di pos, supaya dapat dipertemukan kembali dengan anggota keluarganya. Itu termasuk membuat laporan tentang kehilangan sendal.
"Iya, ada yang lapor ke pos atau ada di medsosnya Al Akbar. Jadi rata-rata orang yang sholat di sini itu bingung nyari sendal, yang kedua bingung nyari jalan keluar," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie
