Agar Berjalan Maksimal Pemerintah Bantu UMKM Berinovasi

Agar Berjalan Maksimal Pemerintah Bantu UMKM Berinovasi © mili.id

LaNyalla Mattalitti/Foto dokumentasi DPD RI

Mili.id - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menilai pengembangan UMKM belum berjalan maksimal. Menurutnya, pemerintah harus membantu UMKM dengan menumbuhkan inovasi. 

Menurut LaNyalla, koperasi pun punya peran yang tidak kalah penting untuk membantu UMKM. 

Baca juga: Ribuan Warga Padati Alun-alun Jember, MAKI Jatim Sulap Festival Kopi dan Tembakau Jadi Panggung UMKM Lokal

"Pemanfaatan koperasi untuk mengembangkan UMKM belum maksimal dilakukan. Hal ini perlu didorong oleh pemerintah agar pertumbuhan usaha mikro diimbangi dengan pertumbuhan koperasi," katanya melalui keterangannya yang diterima Senin (10/1).

Satu hal yang paling disorot oleh LaNyalla adalah masalah pembiayaan. Menurutnya, kelemahan yang paling menonjol pada pengembangan UMKM adalah minimnya pembiayaan.

"Minimnya pembiayaan UMKM sangat berdampak pada kurang optimalnya pengembangan usaha. Sehingga konsentrasi pelaku UMKM mencari kemudahan pendanaan untuk mempertahankan eksistensi usaha," katanya. 

Baca juga: Persit Bisa Vol.2 2026 Sukses Besar: UMKM Tembus Rekor Penjualan, Wastra Nusantara Jadi Sorotan

Senator asal Jawa Timur ini menambahkan, pengembangan inovasi produk dapat dilakukan dengan memaksimalkan sumber daya yang tersedia. Dan tersebut harus didukung dengan pembiayaan. 

"Permasalahan ini perlu direspons dengan langkah-langkah yang konkret. Agar pelaku usaha UMKM berkonsentrasi pada inovasi produk yang berbasis pada sumber-sumber yang tersedia. Sehingga, UMKM mengangkat sumber daya alam yang ada dan menjadi khas produk daerah," jelasnya.

Baca juga: Antusiasme Warga di CFD Bogor Dorong Penjualan Kuliner UMKM Lokal

LaNyalla juga meminta pemerintah lebih gencar melakukan terobosan-terobosan.

"Karena, pelaku UMKM harus didukung untuk terus bergerak, berinovasi agar meningkatkan daya saing. Apalagi di tengah membanjirnya produk yang sama di pasaran," katanya.

Editor : Redaksi



Berita Terkait