Pelindo Hadirkan Pelatihan Bordir hingga Sablon untuk Warga Lapas
Rabu, 20 Mei 2026 15:18 WIBPelindo Hadirkan Pelatihan Bordir hingga Sablon untuk Warga Lapas
Pelindo Hadirkan Pelatihan Bordir hingga Sablon untuk Warga Lapas
PT Pelindo Sinergi Lokaseva Percepat Pengembangan Kawasan Industri Kuala Tanjung
Pengawasan Berakhir, Kinerja Logistik Tanjung Priok Justru Kian Optimal
PT Pelindo Sinergi Lokaseva Perkuat Budaya Inovasi Lewat SPRINT 2025
Sukseskan Mudik 2026, PT API Dukung Program “Mudik Aman Berbagi Harapan” Pelindo Group
Pelindo Berbagi: PT API Salurkan Takjil dan Sembako sebagai Wujud TJSL
Ramadhan Penuh Berkah, Grup PT Pelindo Sinergi Lokaseva Salurkan Lebih dari 4.000 Bantuan Sosial bagi Masyarakat
Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), Sapto Wasono Soebagio, hadir sebagai dosen tamu dalam kuliah umum Program Magister Akuntansi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu (08/11).
"Kami berharap bantuan ini dapat mendukung kegiatan belajar mengajar di Yayasan Insan Mulia Cerdas, terutama dalam meningkatkan literasi digital bagi siswa dan tenaga pendidik," kata Noor Budiwan dalam keterangannya, Rabu (29/10/2025).
Anggota DPD RI daerah pemilihan Jawa Timur, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, kecewa atas sikap PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo yang dinilai terus menunda penyelesaian amandemen konsesi Terminal Multipurpose Teluk Lamong, Surabaya.
Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra mengatakan, perseroan turut menanam 50 ribu bibit mangrove dalam program Mageri Segoro Tahun 2025.
PELINDO GRC Award 2025 diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi atas berbagai inisiatif yang dilakukan di lingkungan PELINDO Grup, dalam rangka penguatan budaya sadar tata kelola, risiko dan kepatuhan.
PT Pelabuhan Indonesia (Persero), mengikuti Pelatihan Penggunaan Platform Pelaporan Kinerja Keberlanjutan Sustainability Data Management System (SDMS) yang diselenggarakan oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero).
Sekretaris Perusahaan PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra menegaskan bahwa program ini dirancang sebagai ruang kolaborasi untuk memperkuat pendidikan dan pemberdayaan perempuan dengan menjunjung nilai keadilan, kesetaraan gender dan kemanusiaan.
Kapal yang disandarkan merupakan kapal tongkang dengan panjang keseluruhan (LOA) 108 meter atau setara 360 kaki.