Pria asal Madura Tewas Tersambar Kereta Api di Surabaya
Minggu, 08 Sep 2024 17:46 WIB"Korban ditemukan dalam kondisi tertelungkup dengan luka yang cukup parah," jelas Kanit Reskrim Polsek Asemrowo, Iptu Agung Suciono.
"Korban ditemukan dalam kondisi tertelungkup dengan luka yang cukup parah," jelas Kanit Reskrim Polsek Asemrowo, Iptu Agung Suciono.
Dua pria bersenjata linggis dan pisau itu terlibat duel di Jalan Embong Malang, Surabaya.
Belum diketahui penyebab pasti kecelakaan.
Tim Respatti bergerak cepat ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat sekitar.
Setelah tahu temannya tertangkap, tersangka memilih kabur selama dua tahun di Bali dan bekerja sebagai tukang las.
Video tersebut diposting oleh akun TikTok @maduraasli650 pada Kamis (5/9/2024).
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Aris Purwanto mengatakan, pelaku ditangkap oleh Tim Jatanras.
Kendaraan roda 3 itu nyemplung sungai hingga terbalik.
Bila rencana itu sukses, Eri Cahyadi menegaskan, bukan hal yang mustahil masyarakat Surabaya yang betul-betul kurang mampu akan mendapatkan suplai air gratis.
Mereka ditangkap Tim Burung Hantu mulai tanggal 2 sampai 5 September 2024, di wilayah berbeda.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau proyek strategis Rumah Pompa Putat Gede 3, Jalan Bukit Darmo Golf, Kecamatan Dukuh Pakis.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Aris Purwanto mengatakan, MAK ditangkap di sekitar Jalan Wonorejo.
Ketika melaju di depan kantor Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, sopir pikap hilang kendali.
Tersangka berikut barang bukti kemudian dibawa ke Mapolrestabes Surabaya guna proses hukum lebih lanjut.
"Saat ini sedang dalam penyelidikan. Mohon doanya agar segera ungkap," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Aris Purwanto.