Anggota Polrestabes Surabaya melakukan olah tkp. (Wendy/mili.id)
Surabaya - Postingan akun Instagram @janichemicellee yang menunjukkan sembilan slide foto tentang kakeknya yang mengalami luka parah pasca kecelakaan di Jalan Embong Malang, viral dan hingga menyita perhatian Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.
Dalam narasi caption yang diunggah berikut slide foto itu, pemilik akun bercerita bila kakeknya ditabrak sebuah sebuah mobil sedan putih pada Minggu (23/6/2024) sekitar pukul 12.30 WIB, persis di depan TP SOGO.
Menanggapi hal tersebut Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Arif Fazlurrahman mengatakan, berdasar hasil penyelidikan, diketahui korban bernama Logianto (72).
Penyebab kecelakaan dipastikan bukan ditabrak mobil sedan putih seperti yang diungkap oleh cucunya, Jannice Michelle. Hasil penyelidikan sementara, korban diduga bersenggolan dengan pemotor lain.
"Dugaan awal dari pihak pelapor ada keterlibatan sebuah mobil dengan nomor polisi tertentu berwarna putih menabrak korban, itu tidak benar," katanya, Kamis (27/6/2024).
Faktanya, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, dan dikuatkan dengan saksi serta rekaman CCTV, pengemudi mobil yang dimaksud Jannice penabrak kakeknya, justru sang sopir memberikan pertolongan kepada korban.
"Kita memberikan apresiasi sebesar-besarnya buat pengemudi mobil tersebut. Karena sejak awal, mungkin Bu Jannice ini belum dapat informasi yang lengkap dan komprehensif ya," tambahnya.
Sementara berdasar rekaman CCTV Tunjungan Plasa SOGO yang dilihat mili.id, peristiwa tersebut terjadi begitu cepat. Korban tiba-tiba tersungkur di aspal. Sementara terkait proses kecelakaan, kamera yang menyorot Jalan Embong Malang itu terhalang oleh pilar mal.
"Kami masih terus melakukan penyelidikan guna membuat lebih terang. Menggali keterangan saksi-saksi yang ada di TKP, untuk memastikan kendaraan lain terlibat dalam peristiwa tersebut. Apabila ada yang mengetahui, bisa menginformasikan ke kami," tegasnya.
Arif menerangkan, pihaknya sudah menjenguk sekaligus memintai keterangan langsung kepada Logianto, yang saat ini tengah dirawat di ICU RS Adi Husada, yang menderita patah tulang di beberapa rusuknya akibat kecelakaan tersebut.
Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Arif Fazlurrahman dan Jannice Michelle (wendy)
"Kami sudah bertemu dengan Pak Gianto untuk mengambil beberapa keterangan. Kondisinya belum bisa menyampaikan kronologis secara pasti, karena masih dirawat di RS Adi Husada," terangnya.
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab kecelakaan tersebut. Korban juga sudah membuat laporan di Unit Laka Lantas pada Rabu (26/6/2024) dan telah diterima oleh pihak kepolisian.
Jannice Michelle bercerita, kondisi kakeknya saat ini sudah sadar, setelah tidak sadarkan diri sejak masuk RS Adi Husada sejak Minggu, pasca kecelakaan tersebut.
"Kondisinya puji Tuhan udah bagus, udah full sadar karena beberapa hari, sejak Minggu itu tidak sadarkan diri. Jadi benar-benar hilang ingatan, gak ingat sangat sekali. Operasi berjalan lancar," urainya.
Sementara hasil diagnosa medis yang diterima Jannice, Logianto mengalami trauma otak kategori sedang. Hal itu yang diduga menyebabkan lansia tersebut tidak sadarkan diri dalam beberapa hari.
"Jadi Kakungku mengalami trauma otak sedang, ada patah tulang rusuk di ruas 3,4,5,6,7, dalam mata pendarahan. Sama luka di bagian muka, tangan dan kaki," sebutnya.
Sedangkan, terkait kinerja Sat Lantas Polrestabes Surabaya, Jannice memberikan apresiasi karena mereka dianggap sudah berupaya memberikan yang terbaik dalam menangani kasus ini.
"Terima kasih untuk Pak Arif sudah langsung turun tangan, sudah disambut dengan baik juga. Kita sebagai keluarga, senang, sudah dapat titik terang yang kita butuhkan. Saya apresiasi Pak Arif dan staff-nya juga, karena sudah mengusahakan yang terbaik buat kami," pungkasnya.
Baca juga: Dugaan Pungli Kalijudan Meluas, Pedagang Bongkar Dugaan Sewa Lahan Aset
Editor : Achmad S
