Bahlil Lahadalia. (Instagram Golkar)
Mili.id - Hasil Musyawarah Nasional (Munas) XI Partai Golongan Karya (Golkar) Tahun 2024, telah mengambil keputusan secara resmi mengangkat dan mengesahkan Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum Partai Golkar periode 2024-2029.
Bahlil yang sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) merupakan satu-satunya kader yang lolos verifikasi dan syarat menjadi Ketua Umum Partai Golkar.
Bahlil terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Umum Partai Golkar setelah mendapatkan dukungan dari seluruh pemegang hak suara yang menghadiri Munas XI Partai Golkar.
Tidak hanya itu, Bahlil juga turut ditetapkan sebagai Formatur Tunggal untuk menentukan komposisi kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar periode 2024-2029. Pemberian jabatan itu karena beliau mendapat dukungan dari 50 persen plus 1 pemegang hak suara.
Perlu diketahui, jumlah pemilik hak suara, yakni Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I di 38 Provinsi, DPD Il di 508 Kabupaten/Kota, Ormas Hasta Karya (Pendiri), Ormas yang didirikan, dan organisasi sayap partai.
"Untuk itu misi saya ke depan selain dari apa yang saya sampaikan tadi adalah kita ingin untuk tidak boleh lagi Golkar ke depan ada faksi A, faksi B, faksi C. Faksi kita cuma satu, Partai Golkar, sudah, sudahlah, gaya-gaya lama ini sudahlah abang-abang semua, mohon maaf," kata Bahlil dalam sambutannya, Rabu (21/8/2024).
"Saya minta tolong sudah, sudah sudah, kita sama-sama tahu ini. Saya kadang-kadang mengolah senior-senior. Kadang-kadang saya senior senior juga olah saya," imbuhnya.
Baca juga: Prabowo Kunjungi Madura, Resmikan Ribuan Kilometer Jalan dan Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU
Editor : Achmad S
