Penyerahan motor kepada judi balap lari dan balap liar di halaman Mapolres Situbondo.
Situbondo - Petugas Samapta Polres Situbondo, berhasil mengamankan sebanyak 18 pelajar sejumlah SMA di Situbondo, karena diduga terlibat judi balap lari di jalan Desa Duwet, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo.
Selain mengamankan sebanyak 18 pelajar sejumlah SMA, petugas yang dipimpin Aipda Febri Kanit Turjawali Samapta Polres Situbondo, juga menyita 9 unit motor milik para pelajar tersebut.
Baca juga: Komitmen Bersih Narkoba, Kapolres Situbondo Jalani Tes Urine bersama PJU dan Kapolsek Jajaran
Sedangkan motor tersebut akan dikembalikan kepada pemiliknya dengas syarat harus didampingi orang tuanya, dan bukti dokumen kepemilikan, seperti STNK dan BPKB, serta dikembalikan ke bentuk standar.
Bahkan selain harus didampingi orang tuanya saat menyerahkan motornya, namun untuk memberikan efek jera kepada para pelajar yang diduga terlibat judi balap lari, pihaknya juga memanggil para kepala sekolah (Kasek) tempatnya sekolah.
"Agar para pelajar yang terlibat judi balap lari diberi pembinaan lanjutan. Bahkan, kami juga berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan," kata Kapolres Situbondo AKBP Rezi Dharmawan.
Dipaparkan Rezi jika terungkapnya dugaan judi balap lari itu, berdasarkan informasi warga sekitar, sehingga begitu mendapat informasi petugas langsung bergerak ke lokasi kejadian.
"Selain ada dugaan unsur taruhan, namun kegiatan balap lari juga meresahkan warga sekitar, serta para pengguna jalan yang sedang melintas. Makanya, begitu mendapat informasi, petugas langsung mendatangi lokasi kejadian," ujar Rezi, Selasa (15/10/2024).
Perwira berpangkat melati dua ini menegaskan, selain menyerahkan 9 unit motor ke para pelajar, pihaknya juga menyerahkan 26 sepeda motor kepada para pelaku balap liar di jalan Argopuro, dan jalan Pemuda Situbondo.
Baca juga: Kapolres Situbondo dan Kasat Polairud Raih Penghargaan Africa Van Java Awards 2026
"Yang pasti, untuk memberikan efek jera, saat mengambil sepeda motornya di Mapolres Situbondo, para pelaku balap liar tersebut harus didampingi orang tuanya. Kami juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dengan memberikan informasi jika di wilayahnya ada hal yang meresahkan," pungkasnya.
Editor : Aris S
