Pembacokan Karena Gagal Selingkuh, Hingga Pemilih Pemula Jaga Integritas Demokrasi

Pembacokan Karena Gagal Selingkuh, Hingga Pemilih Pemula Jaga Integritas Demokrasi © mili.id

Ilustrasi/mili.id

mili.id - Dari seluruh berita yang ditayangkan redaksi pada Jumat (18/10/2024), empat di antaranya populer.

Mulai pembacokan suami dari wanita pujaan hingga anggota gengster bercelurit diringkus.

Baca juga: Hangatnya Kebersamaan Ramadan, Keluarga Besar Mili.id Gelar Buka Puasa Bersama

Juga ada soal pemilih pemula diajak menjaga integritas demokrasi serta Pilkada Jember 2024.

Berikut rangkuman redaksi:

1. Gagal Mengajak Selingkuh, Pria Jember Bacok Suami Wanita Idamannya

Jamik (51), pria asal Dusun Gudang Wringin, Desa Sumberketempa, Kecamatan Kalisat, Jember nekat membacok tetangganya sendiri Moh Heri (47).

Sedangkan perbuatan pelaku ini diduga karena cemburu terhadap korban, sebab pelaku mencintai istri korban dan ingin mengajak selingkuh.

2. Pj Wali Kota Mojokerto Ajak Pemilih Pemula Jaga Integritas Demokrasi

Pj Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro mengajak pemilih muda agar jadi agen perubahan demokrasi dalam melawan politik uang melalui 'Bawaslu Goes to School'. Lantaran, mereka memiliki peran penting dalam menjaga integritas demokrasi.

Baca juga: Delapan Kecamatan di Probolinggo Terendam Banjir

Program ini digelar oleh Bawaslu Kota Mojokerto disejumlah sekolah menengah atas dan universitas. Tak lain untuk mengedukasi pemilih pemula mengenai pentingnya pengawasan pemilu serta mencegah praktik politik uang dan kampanye hitam.

3. Gus Fawait Blusukan Pasar, Optimis Raih 70 Persen Suara Perempuan Jember

Calon Bupati nomor urut 02 Muhammad Fawait (Gus Fawait) berkampanye dengan blusukan ke Pasar Pelita Jalan Jayanegara, Kecamatan Kaliwates, Jember, Jumat (18/10/2024).

Berdasarkan hasil kampanye selama ini dengan blusukan ke pasar, Gus Fawait mengaku optimis raih 70 persen suara perempuan.

Baca juga: Ngerinya Film Doti Hingga Temuan Narkoba di Lapas Bojonegoro

4. Tawuran, 2 Anggota Gangster Bercelurit Panjang Surabaya Diciduk Polisi

Dua anggota Gangster Antagonis berinisial NN (20) dan Al (16) asal Kebraon, Surabaya, diciduk Tim Respon Cepat Patroli (Respatti) Sat Samapta Polrestabes Surabaya, Jumat (18/10/2024) sekitar pukul 03.02 WIB.

Kasat Samapta Polrestabes Surabaya, AKBP Teguh Santoso mengatakan, mereka ditangkap setelah aksi tawuran yang disiarkan langsung di media sosial itu teridentifikasi patroli siber.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait