Jajaran KPU Situbondo (Foto: Fatur Bari/mili.id)
Situbondo - KPU Situbondo menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan perolehan suara Pilkada 2024.
Dalam rapat pleno terbuka itu, KPU Situbondo menyampaikan bahwa Pasangan Calon (Paslon) Rio-Ulfi mengungguli Paslon Petahana Karna Suswandi-Khoironi.
Baca juga: Komitmen Bersih Narkoba, Kapolres Situbondo Jalani Tes Urine bersama PJU dan Kapolsek Jajaran
Rio-Ulfi memperoleh suara 202.479 suara atau 51,75 persen. Sedangkan Paslo Karunia memperoleh 188.782 suara atau 48,25 persen.
"Rekapitulasi penghitungan suara pilkada tingkat Kabupaten Situbondo sudah selesai. Hasilnya, Paslon Rio-Ulfi meraup 202.479 suara atau 51,75 persen. Paslon Karunia memperoleh 188.782 suara atau 48,25 persen," jelas Ketua KPU Situbondo, Hadi Prayitno, Rabu (4/12/2024).
Menurut Hadi, hasil rekapitulasi untuk Pilgub Jatim 2024, paslon nomor urut 01 Luluk-Lukman memperoleh 81.310 suara atau 21,38 persen, paslon nomor urut 02 Khofifah-Emil memperoleh 235.274 suara atau 61.85 persen.
Baca juga: Kapolres Situbondo dan Kasat Polairud Raih Penghargaan Africa Van Java Awards 2026
"Sedangkan Paslon Nomor Urut 03 Risma-Gus Hans memperoleh sebanyak 63.793 persen atau 16,77 persen di Pilgub Jatim Tahun 2024 di Kabupaten Situbondo," beber Hadi.
Hadi menjelaskan, meski pelaksanaan Pilkada Situbondo 2024 diwarnai dengan hujan deras dengan angin kencang, namun tingkat partisipasi masyarakat cukup tinggi, yakni sebesar 79,61 persen.
"Alhamdulillah, tingkat partisipasi masyarakat cukup tinggi di Pilkada Situbondo 2024 yang mencapai 79,61 persen. Sedangkan pilkada sebelumnya hanya mencapai 77,57 persen. Ini merupakan demokrasi yang baik bagi masyarakat," ujarnya.
Baca juga: Polres Situbondo Amankan Komplotan Pelaku Curas Moncel
Hadi meminta semua pihak menghormati hasil ini.
"Karena rekapitulasi sesuai
dengan regulasi. Oleh karena itu, kami berharap kepada seluruh pihak, untuk menghormati hasil yang sudah kita laksanakan secara bertahap ini. Mudah-mudahan ini menjadi baik untuk semuanya," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie
