Pj Walikota Mojokerto Moh Ali Kuncoro. (Nana/mili.id)
Mojokerto, mili.id - Pemkot Mojokerto memilih menghormati proses hukum yang diajukan salah satu keluarga korban terseret Pantai Drini, Gunungkidul, Yogyakarta.
Meski begitu, Pj Walikota Mojokerto Moh Ali Kuncoro mengaku, pihaknya tetap fokus melakukan pendampingan trauma healing kepada keluarga korban.
"Tentu kami menghormati setiap proses atau langkah hukum yang dilakukan pihak keluarga. Ketika keluarga korban merasa ada ketidakkepuasan, tentu kami menghormati proses itu. Karena negara ini menjamin adanya kepastian hukum bagi warganya," ujarnya.
Mas PJ sapaan akrabnya menyatakan, tak memungkiri bahwa insiden outing class yang menelan 4 korban jiwa ini menjadi pelajaran berharga.
Untuk itu, ia berharap baik pihak keluarga atau yang terlibat, tetap menjadikan musibah ini sebagai refleksi.
’’Dan saya harapkan bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Yang sudah kembali, bisa melaksanakan perannya masing-masing, karena tantangan kedepan akan lebih kompleks,’’ bebernya.
Ali pun atas nama Pemkot Mojokerto memohon maaf secara terbuka bagi keluarga korban. Selain itu, pendampingan berupa trauma healing bagi korban yang selamat serta siswa SMPN 7 Mojokerto yang menjadi peserta outing class juga terus dilakukan dalam pekan ini.
’’Atas nama Pemkot Mojokerto mewakili SMPN 7 dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto, menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya," imbuh Ali.
"Insyaallah, korban yang telah dimakamkan akan mendapat tempat terbaik di sisi Allah Swt., serta keluarga korban diberi kekuatan untuk tetap melanjutkan,’’ paparnya.
Tim gabungan dari Dinkes PPKB, Dinas Sosial dan Kementerian Agama Kota Mojokerto mulai memberikan skrining dan pendampingan psikologis pada siswa maupun guru SMPN 7 Mojokerto sejak Selasa (4/2/2025).
Pelaksanaan trauma healing itu menyasar siswa kelas VII, VIII dan 16 guru yang menjadi pendamping dalam giat outing class. ’’Diawali dari skrining, psikoedukasi dan regulasi emosi semua peserta outing class,’’ pungkasnya.
Baca juga: Warga Kunjorowesi Bertahan dengan Mandi Sekali Sehari, Air Bersih Diprioritaskan untuk Memasak
Editor : Achmad S
