Wanita di Banyuwangi Tewas Gantung Diri, Dua Hal Diduga Jadi Pemicu

Wanita di Banyuwangi Tewas Gantung Diri, Dua Hal Diduga Jadi Pemicu © mili.id

Kapolsek Kabat, AKP Kusmin berada di TKP (Foto: Ist)

Banyuwangi, mili.id - Seorang wanita di Banyuwangi ditemukan tewas gantung diri di rumahnya, Sabtu (22/3/2025).

Wanita berinisial S (73) itu gantung diri di teras rumahnya Dusun Seruni, Desa Bunder, Kecamatan Kabat.

Baca juga: Pria Muda Tewas Jatuh dari Lantai 20 Hotel di Surabaya, Polisi Dalami Penyebab

Korban ditemukan pertama kali oleh Rosikin, tetangganya yang sedang berolahraga pagi, sekitar pukul 05.15 WIB.

Kapolsek Kabat, AKP Kusmin mengatakan, saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Saksi lalu memberitahu keponakan korban, hingga peristiwa itu sampai ke Polsek Kabat.

Sejumlah polisi dan tim medis yang sampai di TKP langsung melakukan pemeriksaan.

"Dipastikan meninggal dunia oleh tim medis. Sehingga kami evakuasi jasad korban," tambah Kusmin.

Baca juga: Tradisi Ithuk-Ithukan Banyuwangi Tetap Lestari, Wujud Syukur Warga Osing atas Sumber Kehidupan

Kusmin menyebut, berdasarkan keterangan yang dikumpulkan, korban selama ini mengidap penyakit dan kerap kambuh. Namun enggan untuk dilakukan perawatan medis.

"Dari keterangan kerabatnya, korban selama ini menderita sakit menahun. Namun sulit untuk dirujuk berobat oleh kerabat maupun perangkat desa," papar Kusmin.

Selain itu, korban pernah bercerita bila memiliki hutang. Kondisi tersebut diduga menjadi penyebab korban nekat mengakhiri hidupnya.

Baca juga: Senggolan Dua Motor Berujung Maut di Mojokerto, Pengendara Tewas Terlindas Truk Kontainer

"Polisi telah memastikan bahwa tidak ada indikasi tindak kekerasan atau keterlibatan pihak lain dalam kejadian ini. Kasus ini murni bunuh diri," tandasnya.

*Informasi di atas tidak ditujukan untuk menginspirasi siapapun melakukan tindakan serupa. Bila merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasi ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

 

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait