Ilustrasi. (Freepik)
Surabaya, mili.id - Mudik adalah kegiatan yang ditunggu tunggu semua umat muslim dari semua kalangan, termasuk juga ibu hamil. Mudik merupakan perjalanan yang membutuhkan waktu dan jarak yang jauh sehingga dibutuhkan persiapan khusus bagi ibu hamil untuk keamanan dan kenyamanan selama mudik.
Dosen Program Studi S1 Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UM Surabaya Nur Hidayatul Ainiyah membagikan sejumlah tips mudik yang aman bagi ibu hamil.
Pertama, perhatikan usia kehamilan. Umur kehamilan yang aman untuk mudik bagi ibu hamil adalah trimester 2 (lebih dari 12 minggu) dan kurang dari 34 minggu.
“Pada trimester pertama kondisi kehamilan masih risiko dan diikuti ketidaknyamanan ibu hamil seperti mual muntah, pusing, sedangkan pada trimester akhir risiko terjadi kontraksi-kontraksi yang dapat berisiko terjadi ketuban pecah dini dan premature,” ujar Ainiyah.
Kedua, lakukan periksa kondisi kesehatan ke dokter atau bidan untuk memastikan kesehatan ibu dan janin aman untuk perjalanan jauh dan selalu membawa buku KIA.
Ketiga, gunakan alat transportasi yang aman dan nyaman, pastikan
jarak tempuh, akses perjalanan, dan rute perjalanan tidak membahayakan kondisi ibu hamil.
“Keempat hindari membawa barang yang berat. Ibu hamil juga dianjurkan
memakai pakaian yang longgar dan sepatu yang aman dan nyaman,” imbuhnya.
Kelima, kenali lokasi rest area, jika jarak jauh usahakan lakukan istirahat setiap 4 jam, lakukan streching untuk relaksasi dan menghindari bengkak.
Keenam, bawalah perlengkapan pribadi seperti makanan sehat, minuman yang cukup, kuota atau pulsa untuk komunikasi, budget lebih, obat-obatan pribadi, dan peralatan kebersihan pribadi.
Lebih lanjut lagi, Ainiyah menyebut seseorang yang sedang hamil ketika
mudik harus didampingi keluarga. Ibu hamil sebaiknya selalu dalam pengawan keluarga selama perjalanan. Hal ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Jika terjadi keluhan atau kejadian kegawat daruratan keluarga akan
sangat membantu dalam mengakses fasilitas kesehatan terdekat,” katanya.
Menurutnya ibu hamil penting melakukan istirahat yang cukup sebelum perjalanan.
“Terakhir jangan memaksakan diri. Jika risiko ada masalah kesehatan
dan kehamilan sebaikanya tidak melakukan perjalan mudik terlebih
dahulu,” pungkas Ainiyah.
Baca juga: Ibu Hamil 7 Bulan di Surabaya Diadili dalam Kasus Peredaran 18,4 Gram Sabu
Editor : Achmad S
