Evakuasi jenazah pria di Surabaya (Foto: Dok. istimewa)
Surabaya, mili.id - Polisi masih mendalami tewasnya Alexander Stefanus De Fretes (53), warga Rungkut Harapan, Surabaya.
Berdasarkan keterangan Henry De Fretes, kakak korban yang pertama kali menemukan, mengatakan bahwa selama ini mereka tinggal berdua.
Baca juga: The Alana Surabaya Rayakan Anniversary Dengan Donor Darah Kemanusiaan
Henry berada di bagian depan rumah, sementara Stefanus berada di belakang rumah dengan 10 anjing peliharaan.
"Kamis malam itu saya sempat negur adik saya karena anjingnya menggonggong terus. Tapi saat itu sudah tidak ada jawaban," ungkap Henry, Jumat (11/4/2025).
Menurut Henry, adiknya memang dalam kondisi sakit. Stefanus sempat meminta nasi pecel untuk makan sore. Ketika hendak memberikan pesanan, Henry menghubungi Stefanus lewat panggilan telepon. Namun, tidak ada jawaban sehingga ia mengintip ke kamar Stefanus dan memaksa membuka pintu.
"Pas saya masuk, kaget. Adik saya badannya sudah kaku di kasur dan dikerubutin anjing," jelas Henry.
Saat dirinya masuk ke kamar Stefanus bersama dengan sejumlah orang untuk melihat jenazah adiknya, anjing-anjing peliharaan bertindak agresif. Mereka kemudian mengambil balok kayu untuk mengusir anjing-anjing tersebut.
Baca juga: 832 Usaha di Surabaya Belum Kantongi Izin Parkir, Pemkot Percepat Penertiban
"Ada sekitar empat ekor di kamar, dan akses yang dari jendela jebol langsung kami tutup dengan barang-barang," jelas dia.
Henry mengaku terkejut lantaran anjing tersebut terkenal jinak dan tak ada riwayat menyerang terhadap adiknya. Namun, memang galak terhadap orang-orang lain.
"Perkiraan saya adik saya ini meninggal lebih dulu, kemudian digigit. Karena anjing-anjingnya ini gak diberi makan dari Kamis, kelaparan. Biasanya dikasih makan saat pagi dan siang," pungkasnya.
Baca juga: Pemkot Surabaya Perketat Penertiban Parkir Usaha, Area Tanpa Izin Disegel
Stefanus ditemukan tewas mengenaskan pada Jumat (11/4/2025).
Saat dievakuasi, tubuhnya sudah dalam kondisi kepala hanya menyisakan tulang tengkorak dan telapak tangan kanan hilang.
Dugaan sementara, bagian tubuh yang hilang itu dimangsa oleh anjing peliharaannya sendiri.
Editor : Narendra Bakrie
